Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Gondol Tas Pegawai Puskesmas Simpenan, Residivis Ini Kembali Mendekam

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Pelaku pencurian tas di Puskesmas Simpenan, Kabupaten Sukabumi, RFK, diancam hukuman 5 tahun penjara. Hal itu diungkapkan Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra dalam konferensi pers di Ruang Presisi Polres Sukabumi, Senin (20/9/21).

“RFK ini pelaku pencurian tas di Puskesmas Simpenan pada tanggal 15 lalu. Aksi pelaku tertangkap kamera pengawas, dan itu yang menjadi acuan kami dalam mengungkap kasus,” tutur Dedy.

Dedy menjelaskan, pelaku berusia 28 tahun itu merupakan mantan narapidana yang baru bebas tahun lalu.

“Dia meminta diantar oleh kedua temannya yang masih di bawah umur, IP dan ASM menuju area Geopark. Dia yang bawa motornya. Saat melawati Puskesmas Simpenan, tersangka memutar arah setelah melihat Puskesmas sepi,” terangnya.

Kepada 2 rekannya, RFK mengaku akan mengambil perban di Puskesmas untuk membalut kakinya yang luka.

“Dalam rekaman CCTV, pelaku masuk ke dalam Puskesmas seperti mencari sesuatu. Kemudian mengambil tas warna cokelat muda yang ada di kursi pelayanan,” bebernya.

Tas yang didalamnya terdapat uang tunai 3,2 juta rupiah tersebut, lanjut Dedy, merupakan milik pegawai Puskesmas bernama Desy Rochamwati.

“Saat kejadian, pemilik tas sedang pulang ke rumahnya. Dan tas-nya sudah tidak ada saat kembali. Korban melihat CCTV, dan menemukan tas miliknya diambil pelaku,” ujarnya.

RFK, kata Dedy, ditangkap pukul 2 Jumat dini hari di Cisaat. Penangkapan pelaku utama setelah 2 orang lainnya, IP dan ASM, diamankan Polsek Simpenan. Keduanya mengalami kecelakaan tunggal di Bantargadung saat berusaha kabur usai membantu RFK beraksi di hari kejadian. Akibat kejadian itu, kaki kiri IP patah.

“Barang bukti yang diamankan 1 unit motor Honda Beat, dan 1 tas gendong warna coklat muda,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close