Sukabuminow.com || Sumber mata air Cipanas di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak pernah sepi dari pengunjung. Kawasan Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG) yang dikenal dengan sebutan Geyser Cisolok itu kini siap menyambut musim libur Natal 2023 dan tahun baru 2024 (Nataru).
Koordinator Geyser Cisolok, Feby mengatakan, tidak ada perubahan jam operasional dari Geyser Cisolok selama Nataru. Operasional tempat tersebut tetap akan seperti biasanya.
Baca Juga :
“Kami tetap buka seperti biasa, Dari pukul 08.00 pagi hingga 04.00 sore,” ungkap Embing -sapaan Feby-, Minggu (16/12/23).
Selain jam operasional, tiket masuk Geyser Cisolok juga tidak berubah. Setiap pengunjung tetap dikenakan tarif 5.000 rupiah per orang.
Baca Juga :
“Kita tidak menghitung kendaraan, tapi menghitung jumlah pengunjung. Tarifnya 5.000 rupiah per orang,” ujarnya.
Di kawasan tersebut, kata Embing, pengunjung dapat menikmati mandi dengan sumber mata air panas alami di kolam yang sudah disiapkan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi. Di kolam tersebut, pengunjung tidak perlu menambah biaya.
“Di kolam milik kami tidak ada biaya tambahan. Pengunjung harus menyebrang jembatan untuk ke kolam itu. Ada juga kolam milik warga, di situ harus bayar lagi,” terangnya.
Pengunjung juga dapat merasakan sensasi berendam dekat dengan semburan air panas di Sungai Cikampak yang berdekatan dengan Sungai Cisolok. Tak jarang, pengunjung memanfaatkan semburan air panas tersebut untuk merebus telur.
“Di area kolam juga ada banyak penjual kuliner dan oleh-oleh. Harganya bersahabat dan bisa dinikmati oleh semua,” jelasnya.
“Kami selalu mengimbau pengunjung untuk berhati-hati. Karena bagaimana pun air dari dalam bumi ini sangat panas. Keselamatan harus tetap diperhatikan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. (Ade F)
Editor : Andra Permana
