Sukabuminow.com || Pengikisan oleh air laut atau abrasi kembali terjadi di Kampung Cipatuguran RT 01/21, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu. Menurut warga sekitar, peristiwa alam itu telah terjadi dalam sepekan terakhir.
“Ketinggian ombaknya mencapai 3 hingga 4 meter. Air laut bahkan hingga masuk ke rumah warga. Baru hari ini ombaknya tidak terlalu besar,” tutur Adang Juaeni, warga sekitar, Selasa (14/6/22).
Ia menjelaskan, sekitar 25 rumah terdampak bencana tersebut. Hal itu membuat para penghuninya was-was setiap kali ombak pasang. Adapun panjang pantai yang terkena abrasi berkisar antara 100 hingga 150 meter.
“Air laut bisa ke daratan lebih dari 10 meter dari garis pantai. Ini perlu penanganan lebih serius. PLTU sudah berupaya membuat tanggul, tapi tidak mempan untuk menangkal itu,” jelasnya.
Peristiwa yang kesekian kali tersebut ditinjau langsung oleh Sekretaris Kecamatan Palabuhanratu, Ece Misbah. Ia menegaskan, akan menyampaikan hal itu kepada Camat Palabuhanratu, Ali Iskandar, untuk kemudian dicari jalan keluarnya bersama-sama.
“Saya akan sampaikan hal ini. Kita berdoa bersama, agar segera ada solusi,” ajak Ece.
“Saya juga berpesan, agar warga siaga bahkan waspada saat terjadi gelombang pasang. Jangan sampai terjadi hal yang di luar harapan,” pungkasnya. (Ade Firmansyah)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
