Edukasi Jam Malam dan Ketertiban Umum, Mahbubillah Ajak Pelajar Jadi Generasi Tertib dan Cerdas
Sukabuminow.com || Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimanfaatkan oleh Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, untuk memberikan pembekalan kepada ratusan pelajar baru MAN 2 Sukabumi, Senin (15/7/25).
Dalam kegiatan yang diikuti lebih dari 300 pelajar baru tersebut, Mahbub yang mewakili Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, menyampaikan sejumlah materi penting terkait penegakan ketertiban umum, termasuk penerapan jam malam bagi peserta didik, menjaga kebersihan lingkungan, serta pentingnya perilaku tertib dalam kehidupan sehari-hari.
Mahbub menekankan bahwa kebijakan jam malam bagi pelajar bukanlah bentuk pembatasan semata, melainkan upaya untuk melindungi generasi muda dari potensi kenakalan remaja seperti nongkrong liar, tawuran, hingga penyalahgunaan minuman keras.
“Tertib itu keren. Penerapan jam malam bertujuan membentuk karakter disiplin, menghindarkan dari pengaruh negatif, serta membantu manajemen waktu agar pelajar lebih fokus belajar dan beristirahat dengan baik,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan para pelajar.
Kebijakan jam malam sendiri mengacu pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat tentang pembatasan aktivitas luar rumah bagi peserta didik mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB. Namun, terdapat pengecualian apabila pelajar mengikuti kegiatan resmi dari sekolah, keagamaan, berada bersama orang tua, atau dalam kondisi darurat.
Dalam kesempatan tersebut, Mahbub juga menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan rumah, sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial seorang pelajar. Ia mengajak seluruh siswa untuk menjadi pelopor kedisiplinan, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat.
“Adik-adik semua adalah harapan masa depan bangsa. Mulailah dengan disiplin, jaga kebersihan, taat aturan, dan manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk hal-hal positif,” pesannya.
Ia berharap, setelah menerima materi tersebut, para pelajar MAN 2 Sukabumi memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga diri, lingkungan, dan mampu menjadi generasi yang cerdas serta bertanggung jawab.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara pihak sekolah dengan aparat kewilayahan, guna membekali pelajar dengan wawasan non-akademik yang relevan dengan tantangan sosial di era digital saat ini,” tutupnya.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana




