AdvertorialBisnisKabupaten Sukabumi

Dihantam Covid-19, Asep Ruswanda : IKM Kuat

Reporter : Ceppy ST

Sukabuminow.com || Wabah Covid-19 memporak-porandakan perekonomian seisi dunia. Perekonomian seluruh negara terguncang akibat wabah asal Kota Wuhan, China tersebut.

Indonesia juga menjadi salah satu negara yang terdampak parah akibat Corona. Berbagai sektor terhantam cukup keras. Sehingga perekonomian melemah. Namun, khusus untuk beberapa Industri Kecil dan Menengah (IKM), dampak Covid-19 tidak terlalu dirasakan.

“Melihat kondisi IKM di Kabupaten Sukabumi dalam masa Covid-19 ini saya rasa tidak ada masalah yang signifikan. Mereka justru lebih kuat dan tahan,” tutur Kepala Bidang Agro Dinas Perindustrian Dan ESDM Kabupaten Sukabumi, Asep Ruswanda, Rabu (24/6/20).

Ia mencontohkan, sebelum lebaran pihaknya melakukan survei kepada pelaku IKM kerupuk pangsit di Kabupaten Sukabumi. Bukannya mengeluh, mereka malah mengaku mendapat banyak pesanan hinga tak tertampung. Hingga beberapa di antaranya ditolak.

“Artinya produksi IKM masih stabil. Jika ada beberapa sektor IKM yang drop mereka bisa langsung alih usaha ke yang lebih ramai di pasaran. Sebab para pelaku IKM itu fleksibel, mereka bisa alih usaha dengan cepat tergantung situasi pasar,” jelasnya.

Jumlah IKM Agro di Kabupaten Sukabumi yang saat ini terdaftar dan konsisten mencapai 9 ribu. Adapun salah s produk unggulan IKM Agro saat ini adalah Opak Jampang, yang juga menjadi maskot di Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG).

“Dulu waktu masih bertugas di Dinas Pariwisata, saya pernah megusulkan ada gerai di area CPUGG untuk menampung produk-produk IKM. Sehingga para pelaku IKM dapat membuka usaha sehingga wisatawan tidak kesulitan mencari oleh-oleh,” jelasnya.

“Sejauh ini, pelaku IKM belum ada yang mengeluh. Paling mereka mengeluh soal tambahan modal. Itu sih problem klasik. Tidak ada Covid-19 pun pasti ada saja yang mengeluh soal permodalan. Kami sudah mulai menyusun program kerja untuk 2021,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close