AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Diduga Langgar Tertib Ramadan, Sejumlah Tempat Hiburan di Sukabumi Terjaring Razia

Sukabuminow.com || Sejumlah cafe dan tempat hiburan malam di wilayah Palabuhanratu disisir dalam razia gabungan , Minggu (16/3/25) malam. Kegiatan ini bertujuan menegakkan ketentuan yang tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sukabumi Nomor: 400.8.1/2044/Kesra/2025 tentang Tertib Ramadan.

Operasi yang berlangsung hingga larut malam itu menyasar tiga titik strategis, dua lokasi di kawasan wisata Citepus dan satu lokasi lainnya di jalur Cipatuguran. Dalam razia tersebut, petugas Satpol PP berhasil menyita 15 botol minuman beralkohol yang ditemukan di beberapa tempat usaha hiburan yang diduga tetap beroperasi di bulan suci.

“Ini adalah bagian dari penegakan Perda dan Surat Edaran Bupati terkait ketertiban umum selama Ramadan. Kami ingin memastikan suasana tetap kondusif dan penuh penghormatan terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah,” ungkap Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Akhmad Riyadi, dalam keterangannya, Senin (17/3/25).

Razia ini melibatkan 32 personel Satpol PP yang berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu. Sinergi antarinstansi ini disebut penting untuk memastikan pelaksanaan aturan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Tidak hanya penyitaan miras, para pemilik usaha yang terbukti melanggar juga diberikan pembinaan langsung di lokasi. Selain itu, peringatan keras disampaikan agar kejadian serupa tidak terulang selama bulan Ramadan.

“Kami tidak berhenti di sini. Razia akan terus kami lakukan secara rutin hingga akhir Ramadan. Ini bukan hanya tentang penegakan hukum, tapi juga menjaga ketentraman sosial,” tegas Riyadi.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi sendiri mengimbau para pelaku usaha hiburan malam untuk mematuhi aturan yang berlaku selama bulan puasa. Kepatuhan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang damai, aman, dan saling menghormati antarwarga.

Razia ini mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap nilai-nilai kesucian bulan Ramadan.

“Kami harap semua pihak bisa berperan serta menjaga ketertiban, apalagi di masa yang penuh hikmah ini,” pungkasnya. (Ade F)

Redaktur : Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page