Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Diciduk Polisi, Pencuri BTS Diancam Lima Tahun Penjara

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Satreskrim Polres Sukabumi menciduk empat pelaku pencurian modul komponen tower Base Transceiver Station (BTS). Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif, mengatakan, penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan pihaknya bekerja sama dengan Polda Metro Jaya.

“Kami terlebih dulu mengamankan SF alias Keling (29 th), warga Melati Raya, Desa Kaum, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, di pintu Tol Cigombong Bocimi, Rabu lalu sekitar pukul 01.00 Wib. Nah hasil pengembangannya, kami menangkap tiga orang lainnya,” terang Lukman dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Selasa (14/7/20).

Ia menjelaskan, empat tersangka memiliki dua peran berbeda. Yakni tiga orang sebagai eksekutor, dan satu lainnya sebagai penadah. Hingga saat ini, Satreskrim Polres Sukabumi masih melakukan pengembangan lebih jauh.

“Modus pelaku ini berpura-pura menjadi vendor perawatan tower yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi. Mereka beroperasi juga di wilayah Jabodetabek, Bandung, Tasikmalaya, dan sekitarnya. Bukan tidak mungkin ada tersangka lainnya,” bebernya.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti
sebanyak 15 perangkat modul prosesor, mobil Nissan Evalia B 1986 POR, kunci-kunci BTS, obeng, dan tang yang digunakan pelaku.

“Para pelaku ini merupakan jaringan yang sedang dicari Polda Metro Jaya. Para tersangka diancam Pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman 5 tahun penjara,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Vice President Jabotabek Technology Regional, Doly Simbar, mengatakan, hilangnya modul tersebut sangat berpengaruh terhadap jaringan yang dipancarkan.

“Intinya pengguna jaringan tidak bisa melakukan komunikasi. Harga per modul ini kurang lebih Rp 5 jutaan. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan recover ini kurang lebih sampai 12 jam,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close