AdvertorialKabupaten SukabumiPariwisataPemerintahan

Palabuhanratu Jadi Model Gerakan Bersih Pantai Nasional Jelang Ramadan 2026

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akan menggelar Gerakan Bersih-Bersih Pantai Serentak pada Rabu (18/2/26). Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Palabuhanratu, tepatnya dengan titik kumpul di Alun-alun Gadobangkong, sebagai langkah strategis menjaga kebersihan kawasan wisata pesisir menjelang bulan suci Ramadan dan lonjakan kunjungan wisata saat libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, yang menginstruksikan seluruh perangkat daerah, BUMD, unit kerja, hingga instansi vertikal untuk menurunkan minimal 10 orang personel. Khusus wilayah Palabuhanratu, koordinasi langsung dipercayakan kepada Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, guna melibatkan unsur Forkopimcam serta masyarakat.

Deni Yudono menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni kebersihan, tetapi bagian dari upaya membangun budaya kolektif menjaga lingkungan wisata.

“Kami sudah mengirimkan surat undangan hingga ke tingkat kepala desa dan lurah. Warga besok serentak melakukan bersih-bersih di lingkungannya masing-masing, tidak hanya di kawasan pantai, tetapi juga di permukiman sekitar,” ujar Deni, Selasa (17/2/26).

Menurutnya, Palabuhanratu dipilih sebagai lokasi strategis karena merupakan etalase pariwisata pesisir Jawa Barat sekaligus destinasi nasional. Kebersihan kawasan pantai menjadi faktor utama dalam menjaga citra daerah di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kalau pantai bersih, wisatawan nyaman, ekonomi lokal bergerak. Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan bersih pantai ini melibatkan lintas sektor, mulai dari ASN, TNI-Polri, perangkat desa, pelaku wisata, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum. Seluruh peserta diwajibkan membawa perlengkapan kebersihan sendiri sebagai bentuk partisipasi aktif.

Secara nasional, gerakan ini sejalan dengan agenda pemerintah pusat dalam memperkuat isu pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Palabuhanratu diposisikan sebagai contoh konkret daerah yang mampu mengintegrasikan kebijakan lingkungan dengan kepentingan ekonomi dan sosial masyarakat pesisir.

Selain membersihkan sampah plastik dan limbah rumah tangga di kawasan pantai, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi publik tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

“Harapan kami, gerakan ini tidak berhenti satu hari. Budaya bersih harus menjadi karakter masyarakat Palabuhanratu,” tutup Deni.

Dengan mengusung semangat kolaborasi pemerintah dan warga, Gerakan Bersih Pantai Palabuhanratu diharapkan menjadi model nasional dalam membangun kawasan wisata pesisir yang bersih, sehat, dan berdaya saing tinggi.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page