Reporter : Edo
Sukabuminow.com || Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi membentuk koordinator perawat yang tersebar di 58 Puskesmas. Pengukuhan para koordinator perawat tersebut dilakukan oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, dalam Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-55 tingkat Kabupaten Sukabumi di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu. Minggu (1/12/19).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Harun Al Rasyid, melalui Kasubbag Umum Dan Kepegawaian, Masykur Alawi, mengatakan, selain membentuk koordinator perawat di 58 Puskesmas. Pihaknya juga menunjuk perawat desa di 381 desa dan 5 kelurahan.
“Tujuannya untuk lebih memudahkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Setiap desa memiliki perawat masing-masing. Sehingga akan lebih mudah saat terjadi isu-isu kesehatan,” tutur Masykur usai kegiatan.
Baca Juga :
- Bak Melihat Hamparan Bintang, Puncak Habibie di Malam Hari
- HKN, Lapang Cangehgar Palabuhanratu Dipadati Warga
Ia menegaskan, pembentukan koordinator perawat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Nomor 800/10367-Dinkes. Serta memiliki tugas pokok dan fungsi tersendiri.
“Ada 10 Tupoksi yang wajib dijalankan oleh para koordinator perawat tersebut. Semuanya berhubungan dengan koordinasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Ke-10 Tupoksi itu, antara lain memberikan masukan kepada Kepala Puskesmas untuk menentukan pembagian penanggung jawab daerah binaan; Mengkoordinir perawat penanggung jawab daerah binaan serta perawat pelaksana; Bertanggung jawab pelaksanaan refleksi diskusi kasus (RDK) bersama seluruh perawat dan tenaga kesehatan lainnya; Mengkoordinir seluruh dokumen legalitas dan lisensi perawat pelaksana; Memonitoring pelaksanaan kegiatan keperawatan di wilayah kerja Puskesmas;
Selanjutnya Monitoring capaian indikator program keperawatan kesehatan masyarakat dalam dan luar gedung; Melakukan inovasi pelayanan keperawatan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas; Melakukan bimbingan teknis kepada perawat pelaksana; Melakukan koordinasi lintas program dan lintas sektoral; dan Membina hubungan kerja perawat dalam tatanan organisasi Puskesmas maupun dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi serta organisasi profesi yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi;
“In Syaa Allah akan bermanfaat untuk masyarakat. Kami akan lebih dekat dengan masyarakat. Dan akan lebih cepat tanggap terhadap isu-isu kesehatan di tengah masyarakat desa,” tandasnya.
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
