Sukabuminow.com || Hujan deras yang mengguyur wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dalam beberapa hari terakhir kembali menyisakan duka bagi warga Kampung Gempol, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Pergerakan tanah yang terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem memaksa sejumlah warga bertahan dalam keterbatasan, di tengah kekhawatiran akan potensi bencana susulan.
Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat, Camat Palabuhanratu Deni Yudono bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Satpol PP Kabupaten Sukabumi, serta unsur terkait lainnya menyerahkan bantuan kemanusiaan yang bersumber dari Persatuan Warga Pasundan (Perwapas) Cibadak kepada warga terdampak, Minggu (21/12/25).
Di tengah kondisi geografis yang rawan dan cuaca yang belum bersahabat, penyerahan bantuan tersebut menjadi penguat moral bagi masyarakat. Deni menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah dan berbagai elemen masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami musibah.
“Bantuan ini adalah bentuk solidaritas kemanusiaan dari Perwapas Cibadak untuk meringankan beban warga Kampung Gempol yang terdampak pergerakan tanah. Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi situasi ini,” ujar Deni.
Menurutnya, lokasi terdampak pergerakan tanah kali ini bukanlah wilayah baru. Kampung Gempol tercatat sebagai kawasan rawan bencana yang sebelumnya juga mengalami peristiwa serupa pada akhir Desember 2024. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah untuk terus melakukan pemantauan dan langkah antisipatif.
“Kampung Gempol merupakan wilayah yang pernah terdampak bencana serupa sebelumnya. Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan unsur terkait untuk memantau kondisi lapangan serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergerakan tanah lanjutan,” jelasnya.
Deni juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat intensitas hujan tinggi. Ia meminta warga segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi retakan tanah atau tanda-tanda pergerakan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu menyampaikan informasi kepada pemerintah desa maupun kecamatan,” tambahnya.
Bantuan kemanusiaan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak sekaligus memperkuat semangat gotong royong. Di tengah ancaman bencana alam yang datang berulang, solidaritas dan kepedulian menjadi kekuatan utama bagi warga Kampung Gempol untuk bangkit dan bertahan.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
