Sukabuminow.com || Dalam upaya mendukung program nasional swasembada pangan 2025, sebanyak 3.975 kilogram benih jagung disalurkan kepada 17 Kelompok Tani (Poktan) di wilayah Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Penyaluran ini dilakukan secara langsung dan dikawal oleh Polsek Sagaranten, Senin (14/4/25), sebagai bentuk sinergi antara Kementerian Pertanian dan Kepolisian Republik Indonesia.
Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sagaranten, Mabruri, menjelaskan bahwa dukungan terhadap swasembada pangan bukan hanya berupa penyediaan sarana produksi, tetapi juga menyangkut pendampingan yang menyeluruh kepada petani. “Kami tidak hanya menyalurkan benih, tapi juga memastikan petani mendapatkan pendampingan teknis yang tepat dari penyuluh di lapangan,” ujar Mabruri, Selasa (15/4/25).
Menurutnya, benih jagung yang disalurkan merupakan varietas Asia 92, yang merupakan jenis unggul yang memiliki produktivitas tinggi dan adaptif terhadap kondisi agroklimat setempat. “Bibit ini disiapkan untuk masa tanam berikutnya, yang saat ini masih menunggu penjadwalan resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran dan dukungan penuh dari Kapolsek Sagaranten, AKP A Suryana, dalam proses penyaluran benih. Ia menilai kehadiran aparat keamanan memberikan rasa aman dan membangun kepercayaan kelompok tani terhadap program pemerintah.
“Kehadiran Polsek menjadi bentuk nyata bahwa program pertanian ini tidak berjalan sendiri. Ini adalah program lintas sektor yang membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk TNI-Polri,” ujar Mabruri.
Penyaluran benih jagung ini turut dihadiri oleh Kepala UPTD Pertanian Wilayah VII Kabupaten Sukabumi, jajaran BPP Sagaranten, serta perwakilan Pemerintah Kecamatan Sagaranten.
Mabruri berharap, setelah masa tanam dimulai, para penyuluh dapat terus mendampingi petani agar hasil panen dapat optimal. “Kami akan terus ada di lapangan, dari tanam sampai panen. Swasembada pangan bukan hanya target nasional, tapi juga harapan hidup petani di sini,” tutupnya. (Andry Hidayat)
Redaktur : Andra Permana
