Dari Cibadak Sukabumi, Wamen Dorong Pendidikan Berkualitas dan Inklusif

Sukabuminow.com || Upaya memperkuat akses pendidikan berkualitas sekaligus menanamkan karakter sejak dini menjadi fokus utama dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq, ke sejumlah sekolah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (6/3/26).

Kunjungan tersebut menyoroti dua agenda strategis pendidikan nasional, yakni penguatan pendidikan karakter berbasis lingkungan serta perluasan akses sekolah gratis yang berkualitas.

Di Sukabumi, kedua agenda tersebut mulai diimplementasikan melalui berbagai program di tingkat daerah.

Wamen didampingi Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, bersama jajaran perangkat daerah meninjau langsung kegiatan pendidikan di SDN 01 Cibadak serta Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7 Sukabumi di Kecamatan Cibadak.

Di SDN 01 Cibadak, perhatian tertuju pada Program Jumat Asri, sebuah kegiatan rutin yang menanamkan nilai kebersihan, kepedulian lingkungan, serta budaya gotong royong di lingkungan sekolah.

Program ini menjadi salah satu pendekatan pendidikan karakter yang dinilai relevan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang menekankan pembentukan karakter siswa sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen berdialog langsung dengan para siswa mengenai aktivitas belajar di sekolah.

Interaksi berlangsung hangat dan menunjukkan antusiasme siswa terhadap proses pembelajaran yang mereka jalani.

Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengatakan bahwa penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan berbasis lingkungan menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan nilai-nilai sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Pendidikan harus mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, disiplin, serta tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.

Setelah dari SDN 01 Cibadak, rombongan melanjutkan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7 Sukabumi di Kampung Cikiwul Tonggoh, Desa Sekarwangi.

Sekolah ini menjadi salah satu contoh pengembangan pendidikan menengah gratis dengan standar fasilitas yang memadai.

SRMP 7 Sukabumi dilengkapi sarana pembelajaran yang modern, termasuk dukungan teknologi digital untuk menunjang proses belajar mengajar.

Keberadaan sekolah rakyat menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan dukungan fasilitas pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menilai bahwa penguatan fasilitas pendidikan dan kualitas pembelajaran menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.

“Pendidikan yang inklusif dan berkualitas merupakan fondasi pembangunan daerah dalam jangka panjang,” kata Andreas.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam memperkuat layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.

Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ke Sukabumi juga menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap upaya daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Dengan berbagai program pendidikan karakter, penguatan fasilitas sekolah, serta penerapan teknologi pembelajaran, Sukabumi dinilai memiliki potensi menjadi salah satu daerah yang berperan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di tingkat nasional.

Langkah tersebut sejalan dengan agenda pembangunan sumber daya manusia yang menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam menciptakan generasi masa depan yang kompeten, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru