AdvertorialBisnisKabupaten Sukabumi

Wabah Corona, Ini Dampaknya Bagi Pelaku IKM Kabupaten Sukabumi

Reporter : Ceppy ST

Sukabuminow.com || Seluruh segmen dalam sendi bisnis merasakan dampak dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Khusus menyoroti Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Sukabumi, bahkan ada yang terdampak parah hingga tidak dapat produksi lagi.

Kepala Bidang Non Agro Dinas Perindustrian dan ESDM Kabupaten Sukabumi, Ujang Zulkifli, mengatakan, dampak Covid-19 memang sangat luar biasa. Sehingga menimbulkan kekhawatiran yang besar bagi keberlangsungan para pelaku IKM.

“Ada yang tidak bisa berproduksi lagi. Ada juga IKM yang sudah berproduksi tapi tidak bisa memasarkan atau pembeli yang membatalkan transaksi. Ada juga IKM yang mau produksi tapi kesulitan bahan baku hingga tidak ada bahan bakunya,” tutur Ujang kepada Sukabuminow.com, Kamis (16/4/20).

Ia menegaskan, semua elemen pelaku IKM terdampak dengan pandemi Covid-19 yang tengah mewabah. Namun skala terdampaknya bervariasi.

“Ada beberapa skema kebijakan dari pusat untuk menanggulangi masalah ini. Pertama bisa berbentuk bantuan permodalan, kedua, bisa membeli hasil produksi para pelaku IKM, dan yang ketiga, bisa menstimulus bahan baku,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan, terdapat skema lain, seperti membantu kredit dengan jaminan yang memudahkan IKM, atau penundaan angsuran IKM oleh bank yang meminjamkan modal. Namun diakui Ujang, hal itu bukan kewenangan DPESDM Kabupaten Sukabumi.

“Itu bukan ranah kami, tapi ranah perbankan. Namun kami sudah mengusulkan skema itu ke pemerintah,” terangnya.

“Di Kabupaten Sukabumi ada 19 ribu IKM yang terdata di kami. Belum semua menjadi binaan kami. Yang baru kami usulkan kemarin baru sekitar 2000 IKM saja,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close