Kabupaten SukabumiSosial

Terdampak Covid-19, Ubad Pasrah

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Ubad (75 th), warga Kampung Cipatir RT 06/07, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, adalah salah satu warga yang terdampak Covid-19.

Keseharian Ubad yakni membuat tusuk dari bambu yang dijual kepada pedagang cilok, roti, dan sosis. Namun kini, dirinya tak bisa lagi menjual hasil tangannya.

“Semenjak ada Corona, tusuk bambu tidak ada yang beli. Biasanya harga sekilonya Rp 12 ribub. Sekarang malah tidak laku,” terang Ubad saat ditemui di rumahnya, Minggu (10/5/20).

Ia mengatakan, dengan kondisi saat ini, dirinya merasa sedih. Pasalnya, menjual tusuk bambu merupakan sumber pemasukannya selama ini. Terlebih, bantuan pemerintah yang diharapkan juga tak kunjung datang.

“Alhamdulillah, dari dulu belum pernah merasakan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close