Lewat Tandem Baper, Pemkab Sukabumi Perkuat Literasi Anak Usia Dini
Sukabuminow.com || Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, tantangan literasi anak menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Salah satu langkah konkret yang dihadirkan adalah Tandem Baper (Tinggalkan Android Dalam Empat Jam Bareng Perpustakaan), sebuah program literasi inovatif yang menyasar anak-anak usia dini.
Program Tandem Baper resmi dibuka di Gedung Perpustakaan Komplek Gelanggang Pemuda Cisaat, Kecamatan Cisaat, Senin (5/1/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyeimbangkan pemanfaatan teknologi dengan penguatan budaya membaca.
Tantangan Gawai dan Rendahnya Minat Baca Anak
Ketergantungan anak terhadap gawai menjadi fenomena yang sulit dihindari di era modern. Tanpa pendampingan yang tepat, penggunaan android secara berlebihan berpotensi memengaruhi tumbuh kembang anak, baik dari sisi kognitif, sosial, maupun emosional.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan menghadirkan Tandem Baper sebagai ruang alternatif belajar yang sehat. Program ini mengajak anak untuk sejenak meninggalkan layar gawai dan kembali berinteraksi dengan buku serta aktivitas literasi yang menyenangkan.
Tandem Baper: Solusi Literasi Ramah Anak
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Sukabumi, Aisah, menjelaskan bahwa Tandem Baper diikuti oleh sekitar 150 siswa tingkat TK/PAUD dan SD sederajat. Kegiatan ini dirancang khusus agar anak merasa nyaman dan antusias dalam mengenal dunia literasi.
Melalui Tandem Baper, anak-anak diajak membaca buku cerita, mengikuti permainan edukatif, serta berinteraksi langsung dengan lingkungan perpustakaan. Pendekatan ini bertujuan mengenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah, aman, dan menyenangkan sejak usia dini.
“Dengan terselenggaranya Tandem Baper, kami berharap dapat menumbuhkan minat baca anak sejak dini sekaligus mengurangi ketergantungan mereka terhadap penggunaan gawai,” ujarnya.
Dukungan Pemerintah Daerah untuk Generasi Unggul
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, yang mewakili Bupati Sukabumi Asep Japar, menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus disikapi secara bijak, terutama dalam dunia pendidikan anak. Menurutnya, literasi menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Penggunaan gawai, kata Ade, tidak dapat dihindari, namun perlu diimbangi dengan kegiatan positif yang merangsang kreativitas dan kemampuan berpikir anak. Membaca buku dan bermain edukatif di perpustakaan menjadi salah satu solusi yang relevan.
“Melalui Tandem Baper ini, kita ingin mengajak anak-anak kembali mencintai buku, memperkuat budaya literasi, dan membangun kebiasaan belajar yang sehat sejak dini,” ujarnya.
Apresiasi dan Harapan Keberlanjutan Program
Ade Suryaman juga mengapresiasi peran Dinas Arsip dan Perpustakaan serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Tandem Baper. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam memperluas dampak program literasi ini.
Ia berharap Tandem Baper tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Ke depan, program ini diharapkan menjangkau lebih banyak anak di berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi.
Dengan pendekatan yang humanis dan edukatif, Tandem Baper diharapkan mampu mencetak generasi muda Sukabumi yang cerdas, berkarakter, serta gemar membaca sebagai bekal menuju masa depan yang unggul.
Investasi Literasi untuk Masa Depan
Tandem Baper menjadi bukti bahwa literasi dapat dikemas secara kreatif dan relevan dengan tantangan zaman. Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, perpustakaan kembali diposisikan sebagai pusat pembelajaran yang hidup dan inspiratif bagi anak-anak.
Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa investasi terbaik bagi daerah adalah membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, dimulai dari kecintaan terhadap buku dan budaya membaca.
Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana




