AdvertorialKabupaten SukabumiSeni Dan Budaya

Sinergi Budaya: Pemerintah dan Komunitas Bergerak Majukan Kebudayaan Sunda di Sukabumi

Sukabuminow.com || Dalam upaya memperkuat pelestarian budaya Sunda yang berkelanjutan, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi menerima kunjungan dari Paguyuban Padjadjaran Anyar Palabuhanratu, Rabu (4/6/25). Pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan komunitas budaya lokal.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif paguyuban tersebut. Ia menilai, masukan dan rencana kegiatan yang disampaikan —termasuk peringatan Milangkala ke-7 dan pemberdayaan UMKM berbasis budaya— sangat relevan dengan upaya peningkatan Indeks Pemajuan Kebudayaan Daerah (IPKD).

“Kami menyambut baik semangat kolaborasi yang ditunjukkan Paguyuban Padjadjaran Anyar. Kegiatan mereka sangat potensial memperkuat jati diri masyarakat dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Sunda di tengah arus globalisasi,” kata Yudi.

Lebih dari sekadar pelestarian, pertemuan tersebut menggarisbawahi pentingnya membangun ekosistem kebudayaan yang mampu menghadirkan manfaat ekonomi dan sosial secara nyata. Yudi menegaskan bahwa Disbudpora membuka ruang kerja sama dalam bentuk fasilitasi, pendampingan, dan jejaring antar pelaku budaya.

“Kami tidak hanya ingin menjaga warisan budaya dalam bentuk simbolik, tetapi juga menjadikannya sebagai kekuatan yang membentuk karakter dan identitas masyarakat, terutama generasi muda,” imbuhnya.

Pemberdayaan UMKM yang berbasis kearifan lokal juga menjadi pokok perhatian dalam dialog tersebut. Paguyuban Padjadjaran Anyar meyakini bahwa produk-produk lokal yang lahir dari tradisi dan budaya setempat dapat menjadi penggerak ekonomi kreatif, sekaligus memperluas cakupan pelestarian budaya.

Yudi menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor yang menjangkau pendidikan, pariwisata, dan kewirausahaan. Menurutnya, budaya tidak boleh dipandang sebagai sektor tersendiri, melainkan sebagai fondasi yang menghidupi banyak aspek pembangunan daerah.

Dengan semakin eratnya kemitraan antara komunitas budaya dan pemerintah daerah, pelestarian budaya Sunda di Kabupaten Sukabumi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Sebaliknya, kolaborasi ini menjadi pijakan lahirnya gerakan budaya yang inklusif, adaptif, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page