Narkoba Disimpan di Belakang Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi, Dua Pria Diciduk Polisi

Sukabuminow.com || Peredaran narkotika di wilayah perkotaan kembali terbongkar. Dua pria berinisial D dan S harus berhadapan dengan hukum setelah tertangkap tangan menguasai narkotika jenis sabu-sabu dengan modus peredaran sistem tempel, termasuk di lokasi yang tergolong vital, yakni area belakang rumah dinas Wali Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolsek Cikole, Kompol Ma’ruf Moerdianto, mengungkapkan bahwa dari tangan kedua terduga pelaku, petugas mengamankan sabu-sabu seberat lebih dari 8 gram yang dikemas dalam 18 paket siap edar. Barang haram tersebut diduga kuat akan diedarkan kepada pelanggan melalui metode tempel untuk menghindari transaksi langsung.

“Barang bukti yang kami amankan sekitar 8 gram lebih, dikemas dalam beberapa paket. Modusnya sistem tempel, karena saat ini transaksi narkoba jarang dilakukan secara tatap muka,” ujar Ma’ruf, Rabu (14/1/26).

Pengungkapan kasus ini bermula dari pengembangan informasi di wilayah Kampung Cilutung. Dari hasil pendalaman, polisi memperoleh petunjuk lanjutan terkait rencana peletakan sabu di titik lain yang tak biasa, yakni di belakang rumah dinas Wali Kota Sukabumi.

“Pada pengembangan berikutnya, kami mendapat informasi lokasi tempel di belakang rumah dinas Wali Kota. Karena kewenangan penanganannya, sesuai petunjuk dari Direktorat dan Satuan Narkoba, perkara ini kemudian kami limpahkan ke Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota,” jelasnya.

Menurutnya, pemilihan lokasi strategis dan jarang dicurigai menjadi bagian dari taktik para pelaku untuk mengelabui aparat serta meminimalkan risiko tertangkap saat transaksi berlangsung. Namun, langkah tersebut justru berhasil diendus berkat kerja cepat kepolisian dan dukungan masyarakat.

Ma’ruf menegaskan bahwa peran aktif warga dalam memberikan informasi sangat membantu pengungkapan jaringan peredaran narkoba di wilayah Sukabumi. Ia mengapresiasi keberanian masyarakat yang tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

“Keamanan dan ketertiban tidak bisa dijaga oleh polisi saja. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting, terutama dalam memberantas narkoba yang merusak generasi,” tegasnya.

Dengan terungkapnya kasus ini, Polsek Cikole menegaskan komitmennya untuk terus memerangi peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta aktif melaporkan setiap dugaan tindak kriminal demi menjaga keamanan lingkungan bersama.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru