AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

RTH Pantai Citepus Favorit Wisatawan, Tim Jatam Pastikan Fasilitas Terjaga

Sukabuminow.com || Tingkat kunjungan wisatawan ke Palabuhanratu selama musim libur lebaran 2022 meningkat pesat dari sebelumnya. Ruang-ruang publik yang tersedia tidak pernah sepi pengunjung. Salah satunya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pantai Citepus.

Seakan gadis muda nan cantik jelita, RTH Pantai Citepus menjadi primadona wisatawan selama musim libur lebaran kemarin. Bahkan hingga hari ini, gelombang kedatangan wisatawan ke tempat tersebut terus terjadi.

Petugas Jaga Taman (Jatam) RTH Pantai Citepus, Herdi Susandi mengatakan, RTH Pantai Citepus konsisten didatangi wisatawan dari mulai libur lebaran hingga saat ini.

“Alhamdulillah pengunjung yang datang ke RTH lebih banyak dibanding libur lebaran tahun lalu. Mungkin karena tahun sekarang kan masyarakat sudah dibebaskan buat mudik dan berwisata, jadi membludak,” tutur Herdi, Rabu (11/5/22).

Herdi menjelaskan, dirinya harus bekerja ekstra untuk memastikan tidak ada fasilitas ruang publik tersebut yang disalahgunakan oleh para wisatawan. Ia bersama satu rekan lainnya kerap berkeliling dan mengingatkan wisatawan terkait yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

“Kami memastikan fasilitas RTH Pantai Citepus terjaga. Kita terus-terusan memberikan imbauan agar pengunjung ikut menjaga dan memastikan kebersihan di dalam area tetap terjaga juga,” ujarnya.

Salah satu yang dilakukan Herdi dan kolega, yakni mengarahkan pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya. Imbauan ia lakukan secara konsisten dari ujung ke ujung.

“Sejauh ini Alhamdulillah tidak ada kerusakan akibat membludaknya wisatawan kemarin. Beberapa hal yang menjadi perhatian sudah kami sampaikan ke pimpinan,” bebernya.

Herdi menegaskan, tidak ada pengunjung yang melakukan komplain terhadap tempat tersebut. Baik komplain terhadap suasana, harga jajanan, maupun parkir di RTH Pantai Citepus.

“Tidak ada yang mengeluh. Sempat ada wisatawan yang bertanya mengenai fasilitas gazebo ketika mau duduk. Mereka takut bayar. Tapi saya jelaskan kalau itu fasilitas umum jadi gratis. Kecuali sewa tikar itu baru bayar,” pungkasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page