Kabupaten SukabumiSosok

Raih Opini WTP Ke-7, Milenial Ini Apresiasi Kinerja Pemkab Sukabumi

Reporter : Andra

Sukabuminow.com || Pemkab Sukabumi baru saja meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun anggaran 2020. Penghargaan diterima langsung Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, didampingi Ketua DPRD, Yudha Sukmagara, di Aula BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Jl. Moch. Toha No.164 Bandung, Rabu (19/5/21).

Capaian tersebut mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak, salah satunya Fikri Abdul Ajiz, selaku kaum milenial. Dirinya mengapresiasi capaian tersebut dan menyebutnya sebagai bukti kinerja Pemda atas laporan keuangan yang sejatinya harus dipertanggung jawabkan.

“Menyusun laporan keuangan itu tidak mudah. Jangankan keuangan Pemda, kuangan usaha saja kadang banyak kesalahan dan rancu. Apalagi Pemda yang mencakup banyak kegiatan,” ujar pengacara kondang tersebut melalui WhatsApp, Kamis (20/5/21).

Kader muda Partai Golkar Kabupaten Sukabumi itu mengatakan, apresiasi setinggi-tingginya layak diberikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sukabumi atas tersajinya laporan keuangan yang dapat ‘merebut’ hati BPK RI tersebut. Terlebih kepada Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, yang kerap menghadirkan prestasi untuk daerah wisata ini.

“Saya sebagai warga Kabupaten Sukabumi bangga dengan capaian ini. Semoga Pemkab Sukabumi semakin baik lagi kedepan dalam hal mengelola keuangan untuk pembangunan. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Kesejahteraan masyarakat akan menjadi muara dari tujuan setiap pembangunan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Fikri juga menegaskan, saat ini Pemkab Sukabumi harus lebih fokus pada pemulihan ekonomi pasca wabah Covid-19 yang menyebar. Tak dipungkiri, wabah tersebut telah meluluhlantakkan sendi-sendi kehidupan dan ekonomi di seluruh dunia.

“Saya harap Opini WTP ini akan menjadi cambuk bagi Pemkab Sukabumi untuk lebih meningkatkan perekonomian. Seperti tadi saya bilang, pemulihan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat menjadi tujuannya. 2 tahun kita terpuruk akibat Corona, sekarang saatnya kita bangkit,” tegasnya.

“Dalam hal ini Pemda tentu tidak bisa sendiri. Butuh dukungan masyarakat. Dukungan itu bisa diberikan salah satunya dalam bentuk penerapan protokol kesehatan. Sehingga Pemda bisa fokus pada pemulihan ekonomi tanpa bercampur dengan penanganan cluster baru Covid-19,” tandasnya.

Editor : Mulya H || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button