AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahanPertanian

Pupuk Bersubsidi Kabupaten Sukabumi, Ini Alokasinya

Sukabuminow.com || Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Pengawasan Pupuk dan Pestisida Tahun 2022. Rapat digelar di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Jl. Raya Cisolok Km. 10 Cimaja, Palabuhanratu, Senin (14/2/22).

Kepala Bidang Sarana Pertanian, Deni Ruslan mengatakan, pihaknya memiliki konsen lebih banyak pada pupuk bersubsidi. Dimana terdapat enam jenis pupuk bersubsidi. Keenamnya antara lain Urea, SP-36, ZA, NPK, Organik Granul, dan Organik Cair.

“Tadi kita bahas soal alokasi pupuk bersubsidi tahun ini. Kita pastikan semuanya termasuk distribusi berjalan sesuai dengan perencanaan,” terang Deni kepada Sukabuminow.com.

Deni menjelaskan, alokasi pupuk bersubsidi Kabupaten Sukabumi tahun 2022 berbeda untuk setiap jenisnya. Di antaranya alokasi untuk Urea mencapai 47.434.000 kilogram, SP-36 tercatat 11.003.000 kilogram, serta ZA tercatat 7.071.000 kilogram.

Selanjutnya alokasi untuk NPK berjumlah 26.679.000 kilogram, Organik Granul tercatat 7.340.000 kilogram. Dan terakhir, pupuk Organik Cair tercatat 12.298.000 liter.

“Pupuk bersubsidi ini tersedia di kios-kios resmi yang sudah ditunjuk. Ada mekanisme yang harus ditempuh untuk bisa mendapatkannya,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Deni juga menerangkan cara penebusan pupuk bersubsidi. Penebusannya dapat dilakukan dengan menggunakan kartu tani yang dirilis bank yang sudah bekerja sama dengan Kementerian Pertanian.

“Tapi jika petani belum memiliki kartu tani sementara dirinya telah terdaftar dalam e-RDKK, cukup menggunakan e-KTP. Nanti teknisnya kios yang mengatur,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana, menekankan distributor agar pupuk bersubsidi tersedia sesuai dengan prinsip enam tepat, yakni tepat mutu (mutu terjaga), tepat jumlah (sesuai alokasi), tepat jenis, tepat harga (sesuai harga eceran tertinggi di kios resmi), tepat waktu (tersedia pada saat dibutuhkan), dan tepat tempat (tersedia di kios resmi sesuai wilayah distribusi).

“Kehadiran pupuk bersubsidi ini sangat dinantikan dan dibutuhkan petani. Jadi saya tekankan enam tepat itu terjaga,” tegasnya.

“Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah khususnya penyediaan pupuk untuk mecapai prinsip itu. Pemerintah telah menerapkan subsidi pupuk sehingga harga menjadi relatif lebih murah dan terjangkau oleh kemampuan modal petani,” pungkasnya. (Andra)

Editor : Mulya H || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page