Puluhan Rumah Terdampak Abrasi di Palabuhanratu Sukabumi

Sukabuminow.com || Abrasi yang melanda Kampung Cipatuguran, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebabkan puluhan rumah terdampak. Peristiwa ini terjadi di wilayah RW 20 dan 21.
Salah satu warga terdampak, Ujang Sudira (68 th) menjelaskan, bahwa abrasi atau proses pengikisan tanah di pesisir pantai yang disebabkan oleh ombak dan arus laut yang merusak itu terjadi pada 5 Desember 2024 lalu. Hingga saat ini, gelombang laut masih tinggi, terutama saat pasang.
“Ada sekitar 10 rumah yang mengalami kerusakan berat. Saat ini, pemilik rumah mengungsi ke rumah keluarga mereka karena lebih dekat dan bisa memantau kondisi rumah setiap hari,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (20/12/24).
Ujang menambahkan, air laut yang naik sejak 5 Desember itu terus membahayakan. Bahkan pada malam 19 Desember, angin kencang kembali menerjang sekitar pukul 12.00 malam.
“Kami khawatir banjir rob yang lebih besar akan terjadi. Barang-barang sudah saya evakuasi ke rumah anak karena tanggul yang ada telah rusak dihantam ombak. Saat itu, tinggi gelombang mencapai lebih dari 2 meter,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa gelombang laut dengan ketinggian hingga 2,5 meter kini langsung masuk ke permukiman karena tanggul yang rusak. Sejauh ini, peristiwa itu telah mendapat perhatian dari Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan Palabuhanratu. Bahkan BPBD Kabupaten Sukabumi juga telah turun langsung ke lokasi.
“Saat ini, bantuan sembako sudah ada, alhamdulillah cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi kami sangat berharap pemerintah segera membangun tanggul. Kalau tidak, masyarakat akan terus merasa was-was dan tidak tenang,” pungkasnya. (Edo)
Editor : Andra Permana




