Kabupaten Sukabumi

PSBB Parsial, Satlantas Polres Sukabumi Siap di Garda Terdepan

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Pamerintah Kabupaten Sukabumi akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Parsial untuk memutus mata rantai Covid-19. Rencana tersebut akan diberlakukan Rabu (6/5/20).

Pantauan Sukabuminow.com, hingga Kamis (30/4/20), sedikitnya 121 kendaraan diimbau untuk putar balik dalam Operasi Ketupat Lodaya Covid-19.

“Sejak hari pertama Operasi Ketupat Lodaya Covid-19, ada 12.641 kendaraan masuk dan 12.746 keluar dari Sukabumi. Kami terus memonitor perkembangannya,” tutur Kasat Lantas Polres Sukabumi Iptu Riki Fahmi Mubarok, Kamis (30/4/20).

Riki menjelaskan, pihaknya melakukan penghitungan seakurat mungkin. Hingga akumulasi kendaraan juga dapat diperhitungkan.

“Dari 973 kendaraan yang kita periksa, 121 diantaranya kita putar balikan. Mereka mengabaikan protokol kesehatan dan terindikasi akan mudik. Yang prioritas kita periksa adalah plat luar daerah, terindikasi membawa barang banyak, dan bus antarkota,” terangnya.

Terkait PSBB Parsial, Riki menegaskan pihaknya telah siap. Dirinya mengaku siap berada di garis terdepan dalam kegiatan itu.

“Kita siapkan pos di Benda untuk yang dari Bogor. Kemudian Pos PAM Cibolang yang dari wilayah Kota Sukabumi. Perbatasan zona merah kita perketat,” tegasnya.

Selain itu, beberapa lokasi check point disiapkan Satlantas Polres Sukabumi. Antara lain Pos PAM Cikembang, dan Pos PAM Gunung Butak.

“Kami sudah siap menjalankan kebijakan yang diberlakukan pemerintah. Fokus Operasi Ketupat Lodaya Covid-19 2020 adalah untuk mencegah penyebaran dan memutus mata rantai penyebaran Corona,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close