Kabupaten SukabumiPemerintahan

Pra Musrenbang 2026, Palabuhanratu Fokus Ketahanan Pangan, Infrastruktur, dan Pariwisata

Sukabuminow.com || Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menggelar Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Pra Musrenbang) Tahun 2026 sebagai tahapan awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Palabuhanratu, Kamis (5/2/26) itu, menjadi momentum strategis menyatukan arah pembangunan desa dengan visi nasional, khususnya dalam penguatan sektor agro industri dan pariwisata.

Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, menegaskan bahwa Pra Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen penting untuk memastikan pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan terintegrasi dari tingkat desa hingga kabupaten.

“Hari ini kita melakukan sinkronisasi usulan desa melalui SIPD. Total ada 158 usulan sektoral, dengan 10 usulan ditolak kabupaten, sementara dari provinsi tidak ada yang ditolak. Ini menunjukkan kualitas perencanaan desa semakin baik,” ujar Deni.

Ia menjelaskan, dari ratusan usulan tersebut akan dipadatkan menjadi lima usulan skala prioritas kecamatan yang akan dibawa ke Musrenbang tingkat kecamatan pada 10 Februari 2026 mendatang.

Fokus Nasional, Diperkuat Lokal

Mengusung tema “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agro Industri dan Pariwisata”, Pra Musrenbang tingkat Kecamatan Palabuhanratu menyesuaikan arah kebijakan pembangunan dengan program nasional Asta Cita Presiden, khususnya pada sektor pangan dan ekonomi produktif.

Menurut Deni, meskipun terjadi pemotongan anggaran pusat hingga Rp725 miliar serta penyesuaian dana desa, percepatan pembangunan tetap harus berjalan.

“Anggaran memang terbatas, tapi pembangunan tidak boleh berhenti. Desa harus tetap bergerak, terutama di sektor pangan, kesehatan, pendidikan, dan pariwisata,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa sektor pangan menjadi perhatian serius pemerintah pusat, sehingga pengawasan dari Inspektorat semakin ketat. Keberhasilan atau kegagalan program pangan akan menjadi indikator kinerja daerah.

Infrastruktur, Banjir, dan Kawasan Kumuh Jadi Isu Strategis

Dalam forum tersebut, Deni Yudono mengungkap sejumlah persoalan krusial yang menjadi bahan prioritas pembangunan, di antaranya:

  • Banjir berulang di wilayah Cikidang, Citarik, hingga Palabuhanratu sebagai titik terendah wilayah.
  • Rusaknya irigasi Citando di Desa Citarik yang mengancam produktivitas pertanian.
  • Jalan nasional Cikembar–Palabuhanratu yang hancur dan menjadi kewenangan pemerintah pusat.
  • Penataan kawasan kumuh di Kelurahan Palabuhanratu, termasuk Kali Cangehgar dan Kali Ciranca.
  • Relokasi pascabencana di Gempol, Desa Cikadu sebagai realisasi Program Bupati SAKINAH dan CSR perusahaan.

Selain itu, pembangunan UPTD Puskesmas Palabuhanratu dengan luas lahan 2.500 meter persegi dan anggaran Rp3 miliar dari Kementerian Kesehatan juga menjadi program strategis tahun 2026.

“Kalau Puskesmas pindah, Dishub harus segera merencanakan jalur angkot. Ini soal akses layanan publik,” tambah Deni.

48 Usulan Prioritas Kecamatan

Secara keseluruhan, Kecamatan Palabuhanratu menetapkan 48 usulan prioritas pembangunan untuk tahun 2027. Setiap desa mengajukan lima usulan, kecuali Desa Cikadu yang hanya mengusulkan tiga prioritas.

Pra Musrenbang ini sekaligus menjadi ruang konsolidasi antar desa agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling menguatkan dalam satu ekosistem pembangunan wilayah.

“Tujuan utama Pra Musrenbang adalah menyatukan kepentingan desa menjadi satu kepentingan kecamatan, lalu diselaraskan dengan arah pembangunan kabupaten dan nasional,” pungkas Deni.

Dengan pendekatan berbasis data, isu strategis, dan kebutuhan riil masyarakat, Palabuhanratu menegaskan komitmennya menjadi salah satu motor penggerak pembangunan Kabupaten Sukabumi, khususnya dalam sektor agro industri, pariwisata, dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page