Sukabuminow.com || Penyuluhan Pertanian memiliki peran integral pembangunan pertanian. Indonesia yang merupakan negara agraris, masih akan mengandalkan sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi. Atas dasar itu, penyuluhan pertanian sangat dibutuhkan untuk mendukung misi tersebut.

Peran penting penyuluhan pertanian tersebut diamini Subkor Penatausahaan Pertanian Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Usaha Pertanian (PPUP) Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Gumilar Permana. Menurutnya, upaya peningkatan produksi pertanian, produktivitas pertanian, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani, menjadi sejumlah tanggung jawab para penyuluh pertanian melalui penyuluhan.
Baca Juga :
- Ketersediaan Cabai Rawit Kunci Tekan Inflasi
- Intens Jaga Ketertiban Umum, Piala Adipura Jadi Motivasi Satpol PP
“Penyuluhan pertanian itu upaya komprehensif untuk memaksimalkan pemberdayaan SDA (Sumber Daya Alam) dan SDM (Sumber Daya Manusia) sektor pertanian,” tuturnya, Jumat (3/11/23).
Belum lama ini, Gumilar dan timnya menggelar Temu Tugas Penyuluh Pertanian se-Wilayah 1 Sukabumi di BPP Kecamatan Kebonpedes. Kegiatan dilanjutkan dengan penilaian inovasi penyuluh tingkat Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Tahun 2023. Ia menjelaskan, banyaknya inovasi dari para penyuluh pertanian merupakan bentuk tanggung jawabnya terhadap pekerjaan dan kondisi pertanian di Kabupaten Sukabumi.
“Kami terus melakukan upaya revitalisasi peran strategis PPL (Petugas Penyuluh Pertanian) sebagai garda terdepan pembangunan pertanian inovatif, informatif, dan partisipatif di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Gumilar menegaskan, pengalaman menunjukkan bahwa penyuluhan pertanian sebagai bagian dari sistem pembangunan pertanian di Indonesia. Hal itu dijadikan motivasi mengingat Kabupaten Sukabumi memiliki posisi strategis sebagai daerah pertanian dan sebagai penyangga ibukota
“Kabupaten Sukabumi mempunyai kedudukan yang sangat strategis dan memberikan kontribusi yang sangat signifikan pada pencapaian berbagai program pembangunan pertanian. Kami terus meningkatkan kualitas potensi pertanian melalui ragam penyuluhan,” tandasnya. (Ade F)
Editor : Andra Permana
