Sukabuminow.com || Di tengah kesibukan warga yang datang ke Samsat Palabuhanratu untuk menunaikan kewajiban membayar pajak kendaraan, suasana tampak berbeda. Sambutan ramah, senyum hangat, dan edukasi ringan dari petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi menjadi pemandangan yang kini rutin terlihat.
Inilah wajah baru pelayanan kepolisian melalui program “Polantas Menyapa” yang merupakan sebuah inisiatif humanis yang mendekatkan polisi dengan masyarakat melalui pendekatan komunikasi dan edukasi santai.
Kanit Regident Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Ahmad Prio Gunawan, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menghadirkan pelayanan prima dan berkelanjutan.
“Kami terus konsisten memberikan pelayanan terbaik dan edukatif kepada masyarakat, khususnya yang datang ke Samsat Palabuhanratu. Melalui Polantas Menyapa, kami ingin menciptakan hubungan yang lebih akrab, bukan sekadar formalitas pelayanan,” ujar Prio.
Lewat program ini, petugas tidak hanya membantu masyarakat menyelesaikan urusan administrasi kendaraan, tetapi juga aktif memberikan penjelasan tentang berbagai layanan, mulai dari cara pembayaran pajak tahunan dan lima tahunan, hingga perpanjangan TNKB dan SIM.
“Kami sampaikan bagaimana cara pembayaran pajak, baik secara daring melalui aplikasi maupun langsung ke Samsat. Untuk pajak tahunan, masyarakat bisa membayar secara online dan cukup membawa bukti pembayaran ke kantor Samsat,” jelasnya.
Selain edukasi tatap muka, Satlantas Polres Sukabumi juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi. Melalui kanal digital, masyarakat diajak memahami prosedur administrasi, keselamatan berkendara, hingga pentingnya taat pajak.
Program Polantas Menyapa terbukti menumbuhkan rasa simpati masyarakat. Warga yang datang ke Samsat merasa lebih diperhatikan karena setiap pertanyaan dijawab dengan sabar dan penuh senyum. Pendekatan humanis ini perlahan mengubah persepsi masyarakat tentang pelayanan kepolisian yang selama ini dianggap kaku dan formal.
“Kami ingin menghadirkan suasana yang nyaman. Bahwa Samsat bukan tempat yang menegangkan, tapi tempat di mana masyarakat bisa belajar, berinteraksi, dan dilayani dengan baik,” tambah Prio.
Di balik kesederhanaannya, Polantas Menyapa menjadi simbol perubahan pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi. Ia bukan hanya tentang tertib lalu lintas atau pajak kendaraan, melainkan tentang membangun kedekatan, kepercayaan, dan empati antara polisi dan masyarakat.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana
