Sukabuminow.com || Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus menunjukkan performa yang menjanjikan di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata alam dan ekowisata. Beragam destinasi unggulan yang tersebar dari kawasan pegunungan hingga pesisir selatan menjadi daya tarik yang tidak hanya menggerakkan ekonomi masyarakat, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Mojang Pinilih Kabupaten Sukabumi Tahun 2025, Djemima Shireen, melalui akun media sosial Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi pada Rabu (24/6/26), total capaian retribusi dari enam objek wisata yang dikelola Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi selama periode 15 hingga 21 Juni 2026 mencapai Rp32.093.000.
Dari enam destinasi tersebut, Curug Sodong menjadi penyumbang pendapatan terbesar dengan nilai retribusi sebesar Rp7.473.000. Posisi berikutnya ditempati Curug Cikaso yang menghasilkan Rp6.905.000, disusul Pondok Halimun sebesar Rp6.080.000.
Sementara itu, Geyser Cisolok yang dikenal sebagai salah satu fenomena geotermal alami langka di Indonesia menyumbang Rp4.440.000. Adapun Pantai Minajaya menghasilkan Rp1.070.000 dan kawasan wisata Cinumpang mencatat pendapatan Rp755.000.
Selain penerimaan dari retribusi wisatawan, terdapat pula pemasukan dari asuransi wisatawan sebesar Rp5.370.000. Dengan demikian, total dana yang berhasil disetorkan ke kas daerah selama periode tersebut mencapai Rp26.723.000.
Capaian tersebut semakin memperkuat tren positif sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi sepanjang tahun 2026. Secara kumulatif, pendapatan dan realisasi penyetoran retribusi pariwisata sejak 1 Januari hingga 21 Juni 2026 telah mencapai Rp683.596.000.
Jumlah tersebut terdiri atas retribusi pelayanan tempat rekreasi dan olahraga sebesar Rp674.296.000 serta hasil kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) sebesar Rp9.300.000.
Angka tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata masih menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang strategis. Di tengah persaingan industri wisata nasional, Sukabumi mampu mempertahankan daya tariknya melalui kekayaan bentang alam yang lengkap, mulai dari air terjun eksotis, kawasan hutan wisata, wisata geologi, hingga garis pantai selatan yang membentang luas.
Keberadaan destinasi seperti Curug Sodong, Curug Cikaso, Pondok Halimun, Geyser Cisolok, Pantai Minajaya, dan Cinumpang menjadi bagian penting dari penguatan citra Sukabumi sebagai salah satu daerah tujuan wisata alam unggulan di Jawa Barat.
Potensi tersebut juga sejalan dengan upaya berkelanjutan dalam pengembangan sektor pariwisata yang berorientasi pada kenyamanan pengunjung, peningkatan kualitas layanan, serta pengelolaan destinasi yang berkelanjutan. Dengan dukungan alam yang melimpah dan minat wisatawan yang terus tumbuh, sektor pariwisata diproyeksikan akan semakin berperan sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus etalase kekayaan alam Sukabumi di tingkat nasional.
Tren pertumbuhan pendapatan yang konsisten sepanjang semester pertama tahun 2026 menjadi sinyal positif bahwa pariwisata Sukabumi tidak hanya mampu menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi wisata.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
