Sukabuminow.com || Aktivitas pemerintahan desa yang dijalani Kepala Desa Cikaranggeusan, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Supriatno (50 th), pada Kamis (6/8/26), berakhir tragis.
Pria yang akrab disapa Kades Ino itu meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cinagen, Kampung Nagrak I, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Supriatno saat itu sedang berada di wilayah Nagrak untuk mengurus kendaraan ambulans desa yang diservis di sebuah bengkel.
Namun, setelah mendapatkan perawatan medis selama beberapa waktu, kondisi Supriatno memburuk. Ia akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Hermina Sukabumi pada Jumat (7/8/26) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kepergian Kades Ino meninggalkan duka bagi keluarga, perangkat Desa Cikaranggeusan, serta masyarakat Kecamatan Jampangkulon.
Sebelum kecelakaan terjadi, Kades Ini diketahui sudah berada di kawasan Nagrak sejak pagi.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kedatangannya berkaitan dengan kendaraan ambulans desa yang sedang menjalani servis di salah satu bengkel di kawasan Cinagen.
Setelah urusan kendaraan selesai, Kades Ino kemudian menyeberang jalan menuju sebuah warung pecel ayam Lamongan yang berada di sisi jalan, dekat masjid.
Ia makan di warung tersebut sebelum kembali menyeberang jalan menuju arah toko onderdil.
Saat itulah kecelakaan terjadi.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebuah sepeda motor yang melaju dari arah Cinagen menuju Jampangkulon sudah berada dalam jarak dekat ketika Supriatno hendak mmenyeberang. Tabrakan tidak dapat dihindari.
Supriatno terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka berat. Warga sekitar kemudian memberikan pertolongan dan mengevakuasinya ke tempat yang lebih aman sebelum korban dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis membenarkan peristiwa kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki dan sepeda motor tersebut.
Menurutnya, korban sempat dievakuasi ke RSUD Jampangkulon untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara pengendara sepeda motor juga mengalami luka.
“Benar, telah terjadi laka lantas antara pejalan kaki dengan sepeda motor di Desa Nagraksari. Korban pejalan kaki sudah sempat dievakuasi ke RSUD Jampangkulon. Sedangkan pengendara mengalami luka ringan,” ujar Muhlis, Sabtu (8/8/26).
Setelah mendapatkan penanganan awal, Supriatno kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hermina Sukabumi bersama pengendara sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan.
Namun, nyawa Kades Cikaranggeusan tersebut tidak tertolong.
Polisi menjelaskan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat Street bernomor polisi F 2863 UQ.
Sepeda motor tersebut dikendarai seorang perempuan berusia 19 tahun berinisial D. Ia membonceng rekannya, A, yang berusia 18 tahun.
Keduanya diketahui melaju dari arah Cinagen menuju Jampangkulon.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Supriatno sedang berupaya menyeberangi jalan.
Jarak antara sepeda motor dan korban yang sudah dekat membuat pengendara diduga tidak sempat menghindar. Benturan kemudian terjadi dan korban terjatuh ke badan jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, Supriatno mengalami sejumlah luka berat. Salah satu kondisi yang dilaporkan adalah keluarnya darah dari telinga sebelah kanan.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan. Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Jampangkulon.
Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Hermina Sukabumi.
Peristiwa tersebut kini masih ditangani kepolisian. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Beberapa saksi yang telah dimintai keterangan antara lain Redi Ardian (43 th), Dedi Usismadi (53 th), dan Agus Muslim (49 th). Ketiganya merupakan warga yang berada di sekitar lokasi ketika kecelakaan terjadi.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian peristiwa serta faktor yang menyebabkan kecelakaan.
Karena itu, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan Unit Laka Lantas Polres Sukabumi.
Meninggalnya Supriatno menjadi kabar duka bagi masyarakat Desa Cikaranggeusan.
Kades Ino masih aktif menjalankan tugas pemerintahan desa sebelum kecelakaan terjadi. Aktivitasnya di wilayah Nagrak pada hari kejadian juga berkaitan dengan urusan kendaraan pelayanan desa.
Jenazah Supriatno kemudian menjadi bagian dari kabar duka yang menyelimuti Desa Cikaranggeusan dan Kecamatan Jampangkulon. Sosok yang selama ini menjalankan amanah sebagai kepala desa itu harus berpulang setelah mengalami kecelakaan ketika sedang menjalani aktivitasnya di wilayah Jampangkulon.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana
