AdvertorialKabupaten SukabumiPertanian

Panen Raya Saat Pandemi Covid-19, Harga Gabah Kering Tak Stabil

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Wabah Covid-19 masih berlangsung hingga saat ini. Multi sektor terdampak hingga menyebabkan perekonomian menjadi kurang stabil di tengah masyarakat. Sektor pertanian, menjadi salah satu sektor terdampak.

Di Kabupaten Sukabumi, pandemi Covid-19 terjadi berbarengan dengan panen raya padi sawah. Namun, panen raya kali ini tidak cukup memuaskan bagi petani. Sebab melimpahnya hasil panen tidak disertai dengan banyaknya permintaan pasar.

“Harga jual gabah kering ke tengkulak sekarang murah. Hanya Rp3.700 per kilogram. Tidak seperti tahun lalu, sekarang sulit,” ungkap salah satu petani di Ciwaru, Mimah (45 th), Rabu (6/5/20).

Di hubungi terpisah, Kepala Seksie Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Yayan, mengatakan, panen raya kali ini memang tidak disertai dengan permintaan konsumsi yang meningkat juga. Ia menyebut, semua disebabkan adanya pandemi Corona.

“Produksi meningkat tapi permintaan menurun. Sama seperti biasanya, pangan sangat dibutuhkan tapi permintaannya menurun,” terangnya.

Ia menjelaskan, saat ini Harga Pokok Penjualan (HPP) yang ditetapkan Badan Urusan Logistik (Bulog) mencapai Rp4.200 per kilogram untuk gabah kering. Namun nilai itu tidak berlaku bagi tengkulak, yang membeli gabah kering dari petani dengan harga lebih murah.

“Solusinya Bulog harus membeli langsung dari petani supaya harga stabil bahkan naik. Itu cara satu-satunya supaya petani tetap sejahtera di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Yayan, Bulog telah membeli gabah kering daei petani di Pajampangan sebanyak 100 ton. HPP yang digunakan yakni Rp4.200 per kilogram gabah kering.

“Untuk harga beras di pasar sendiri masih normal. Yang jadi masalah saat ini adalah hasil panen melimpah, tapi yang beli jarang. Karena aktifitas di berbagai sektor distop sementara akibat Covid-19,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close