Kabupaten SukabumiWisata

Menyusuri Goa Petilasan Prabu Siliwangi di Cibadak

Sukabuminow.com || Areal PTPN (PT Perkebunan Nusantara) VIII Kebun Sukamaju di Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memiliki beberapa goa yang diduga peninggalan zaman Padjajaran yang dipimpin Prabu Siliwangi.

Goa Cukang Lemah, Cikahuripan, dan Nangsi adalah 3 goa yang ditemukan di area tersebut. Masyarakat menyebut area tersebut dengan nama Cukang Lemah.

Dari iformasi yang diterima Sukabuminow dari Kepala Desa Warnajati, Hilmi Nurhikmat, salah satu goa, yakni Nangsi, memiliki kedalaman sekitar 30 Meter. Sepintas, pintu utama goa terlihat sangat sempit. Namun sebenarnya, goa tersebut sangat luas dengan aliran air dari beberapa jalur jalan di dalamnya.

Hilmi Nurhikmat, Kades Warnajati saat melihat langsung goa Patilasan Prabu Siliwangi. Foto : Ade S

“Ada batu arca yang menyerupai orang yang sedang bersemedi di dalam Goa Nangsi. Ada juga beberapa batu yang sepertinya disediakan untuk bersemedi,” urai Hilmi kepada Sukabuminow, Kamis (14/3/19).

Baca Juga  :

“Ada informasi bahwa tempat ini pernah diresmikan sebagai Taman Prabu Siliwangi tahun 1960-an. Tapi sekarang prasastinya banyak yang hilang,” sambungnya.

Salah seorang warga paruh baya, Mak Ebed (74), menyebutkan bahwa Goa Nangsi dan Goa Cukang Lemah ditemukan oleh warga lainnya bernama Adung yang saat ini telah meninggal.

“Almarhum Pak Adung yang menemukan dan menjadi juru kunci goa-goa itu. Namun karena meninggal, juru kunci dilanjutkan suami saya, Ojeh, yang juga sudah meninggal beberapa tahun yang lalu,” ungkap Mak Ebed kepada Sukabuminow, Kamis (14/3/19).

Warga yang penasaran dengan goa-goa di Curang Lemah, Cibadak. Foto : Ade S

Sepeninggal Ojeh, goa-goa tersebut kini tidak memiliki juru kunci. Hingga kini, goa-goa tersebut masih kerap dikunjungi orang-orang yang akan melakukan semedi.

“Saya yang mengantarkan orang yang mau semedi. Tapi saya bukan juru kunci. Saya meyakini, setiap orang yang datang ke sini punya niat dan tujuan baik,” paparnya.

Keterangan Mak Ebed semakin menarik, saat menyebutkan banyak jalan atau lorong di dalam goa yang bisa menembus ke beberapa daerah.

“Goa ini bisa menembus ke Banten, Batu Karut, Kuta Maneuh, dan Palabuhanratu. Menurut cerita dari leluhur, goa-goa ini merupakan Petilasan Prabu Siliwangi di masa kerajaan Padjajaran,” tandasnya. (Diya)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close