Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi melakukan proteksi terhadap anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi (PD3I). Program tersebut dikemas melalui pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Pencanangan dilakukan di Posyandu Mawar 2 Perumahan Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Selasa (2/8/22).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Rika Mutiara mengatakan, BIAN merupakan pemberian imunisasi tambahan campak dan rubella untuk anak usia 9 bulan hingga kurang dari 12 tahun. Selain itu, program tersebut juga untuk melengkapi imunisasi polio dan DPT-HB-HIB yang terlewat bagi anak usia 12 hingga 59 bulan.
“Terjadi penurunan imunisasi dan peningkatan kejadian luar biasa (KLB) PD3I selama kurun waktu 2020-2021. Imunisasi menjadi sangat penting untuk meningkatkan hal itu,” tutur Rika.
Ia menegaskan, program BIAN akan dilaksanakan mulai satu bulan penuh di bulan Agustus ini. Rangkaian kegiatan akan diteruskan dengan sweeping pada bulan September.
“Pelaksanaan BIAN dilakukan juga secara serentak di Posyandu. Target capaian kami itu 100 persen,” terangnya.
Di tempat sama, Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri mengatakan, pemberian imunisasi terbukti melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya, sehingga lebih sehat dan produktif. Tak hanya itu, kata Iyos, manfaat dari imunisasi juga jauh lebih besar dibandingkan dampak yang ditimbulkan di masa depan.
“BIAN ini upaya strategis untuk mengendalikan penurunan imunisasi rutin dan lengkap. Saya minta seluruh stakeholder untuk aktif mendorong suksesi pelaksanaan BIAN, sehingga masalah penurunan imunisasi rutin dapat diatasi secara efektif dan efisien,” ungkapnya.
Program BIAN, lanjut Iyos, merupakan ikhtiar pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat yang relevan dengan misi kabupaten Sukabumi, yakni meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inovatif, profesional, dan akuntabel.
“Upaya menyukseskan program BIAN adalah wujud komitmen pemenuhan target global seperti eliminasi campak dan rubella tahun 2023. Dan tentu saja untuk mewujudkan Dunia Bebas Polio tahun 2026 mendatang,” tandasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Sukabuminow.com, BIAN dilaksanakan secara bertahap di seluruh provinsi se-Indonesia. Tahap pertama dilaksanakan Mei 2022 di seluruh provinsi di pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Sedangkan tahap kedua dilaksanakan mulai Agustus 2022 di seluruh provinsi Jawa dan Bali. (Ridwan HMS)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
