Sukabuminow.com || Persaingan memperebutkan kursi Ketua Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memasuki fase penentuan. Dua kandidat telah resmi ditetapkan dan kini bersiap menghadapi pemilihan dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Palabuhanratu.
Tahapan penting itu ditandai dengan pengundian nomor urut dan penandatanganan pakta integritas oleh kedua kandidat. Prosesi tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Palabuhanratu, Kamis (23/7/26).
Dalam pengundian yang dilakukan menggunakan amplop cokelat tersegel, Ari Awaludin mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Rizki Setiawan memperoleh nomor urut 2.
Penetapan nomor urut ini sekaligus menandai dimulainya persaingan terbuka antara dua figur yang akan memperebutkan dukungan organisasi kepemudaan pemilik hak suara dalam Muscam PK KNPI Palabuhanratu.
Pertarungan tersebut bukan sekadar perebutan posisi struktural organisasi. Pemilihan Ketua PK KNPI Palabuhanratu menjadi momentum penting untuk menentukan arah gerakan kepemudaan di salah satu wilayah strategis Kabupaten Sukabumi.
Kepemimpinan baru nantinya diharapkan mampu membawa organisasi kepemudaan ke arah yang lebih adaptif terhadap berbagai tantangan generasi muda. Mulai dari penguatan kapasitas pemuda, pengembangan ekonomi kreatif, hingga peningkatan partisipasi anak muda dalam pembangunan daerah.
Ketua Steering Committee (SC) Muscam KNPI Palabuhanratu, Muhammad Fadil, memastikan seluruh tahapan pencalonan hingga pengundian nomor urut telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang disepakati.
“Seluruh rangkaian tahapan hingga pengundian nomor urut telah berjalan sesuai koridor yang sebelumnya disepakati bersama,” kata Fadil.
Selain menetapkan nomor urut, panitia juga mewajibkan kedua kandidat menandatangani pakta integritas. Dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga agar proses pemilihan berlangsung secara tertib dan demokratis.
Bagi panitia, pakta integritas bukan hanya kelengkapan administratif. Komitmen tersebut diharapkan mampu menjadi pagar bersama untuk mencegah munculnya konflik selama seluruh rangkaian Muscam berlangsung.
Kedua kandidat juga diikat oleh kesepakatan untuk menjaga keamanan, ketertiban, sportivitas, dan kehormatan organisasi.
“Pakta integritas ini juga menjadi syarat utama izin penggunaan lokasi dari Kodim untuk pelaksanaan puncak Muscam,” ujar Fadil.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa aspek keamanan dan ketertiban menjadi perhatian serius panitia menjelang pemilihan Ketua PK KNPI Palabuhanratu.
Panitia tidak ingin kontestasi kepemimpinan pemuda justru melahirkan perpecahan. Sebaliknya, Muscam diharapkan menjadi ruang demokrasi yang dapat mempertemukan gagasan serta memperkuat konsolidasi organisasi kepemudaan di tingkat kecamatan.
Tidak hanya memastikan kelengkapan administrasi dan komitmen terhadap proses demokrasi, panitia juga melakukan langkah tambahan untuk memastikan integritas para kandidat.
Kedua bakal calon menjalani tes urine secara mendadak yang melibatkan Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi.
Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa Ari Awaludin dan Rizki Setiawan dinyatakan negatif narkoba.
“Kemarin kami melakukan tes urine untuk memastikan para bakal calon bebas dari narkoba. Alhamdulillah berjalan baik dan lancar, kedua calon dinyatakan bersih dari narkoba,” kata Fadil.
Tes tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen panitia dalam memastikan calon pemimpin organisasi kepemudaan memiliki rekam jejak dan integritas yang dapat dipertanggungjawabkan.
Di tengah meningkatnya tantangan yang dihadapi generasi muda, kepemimpinan organisasi kepemudaan dituntut tidak hanya memiliki kemampuan mengelola organisasi. Figur yang terpilih juga diharapkan mampu menjadi representasi pemuda yang memiliki integritas serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Dengan seluruh rangkaian administrasi, verifikasi, pengundian nomor urut, hingga penandatanganan pakta integritas yang telah rampung, perhatian kini beralih ke arena pemungutan suara.
Muscam dan pemilihan Ketua PK KNPI Palabuhanratu dijadwalkan berlangsung Sabtu (25/7/26), mulai pukul 12.30 WIB di Aula Markas Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Cimanggu, Palabuhanratu.
Di lokasi tersebut, dukungan dari organisasi kepemudaan pemilik hak suara akan menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang akan memimpin PK KNPI Palabuhanratu.
Ari Awaludin dengan nomor urut 1 dan Rizki Setiawan dengan nomor urut 2 kini sama-sama memiliki peluang untuk merebut kepercayaan peserta Muscam.
Panggung demokrasi pemuda di Palabuhanratu pun segera memasuki klimaks. Bukan hanya nama pemenang yang akan menjadi perhatian, melainkan juga bagaimana proses pemilihan tersebut mampu melahirkan kepemimpinan baru yang dapat menyatukan organisasi kepemudaan dan menjawab kebutuhan generasi muda di wilayah tersebut.
Hasil Muscam nantinya akan menjadi titik awal bagi kepemimpinan baru PK KNPI Palabuhanratu dalam menghadapi dinamika pembangunan dan persoalan kepemudaan di Kabupaten Sukabumi.
Dengan dua kandidat yang telah resmi ditetapkan, pertanyaan kini tinggal satu: siapa yang akan mendapatkan mandat untuk memimpin KNPI Palabuhanratu?
Jawabannya akan ditentukan dalam pemungutan suara pada Sabtu, (25/7/26) mendatang.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
