Kabupaten SukabumiPemerintahan

Kejar Target BKB, UPTD Dalduk Palabuhanratu Maksimalkan Kinerja

Sukabuminow.com || UPTD Pengendalian Penduduk (Dalduk) Wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menargetkan Bina Keluarga Balita (BKB) di angka 50 persen tahun 2024 ini. Hal itu diungkapkan Lusi Trisnawati selaku kepala.

“Progres BKB di wilayah kami cukup bagus. Berjalan sesuai rencana yang telah diprogramkan,” ungkapnya, Senin (13/5/24).

Wilayah kerja UPTD Dalduk Palabuhanratu untuk BKB mencakup 11 titik. Dari jumlah itu, dua BKB di Kelurahan Palabuhanratu, dan sisanya masing-masing satu BKB di sembilan desa yang ada.

“Kita memberikan konseling dan edukasi kepada ibu balita tentang pola asuh. Kemudian 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan), kemudian tumbuh perkembangan anak juga. Itu tugas yang kami lakukan dalam BKB ini,” jelasnya.

Pembinaan, kata Lusi, diberikan pada masa hamil. Bahkan pihaknya juga membimbing calon ibu balita. Mulai dari calon pengantin (catin), hingga masa nifas. “Kita fokus ke ibunya tentunya. Karena sasaran BKB itu keluarga, khususnya ibu,” terangnya.

Ia menegaskan, BKB sangat penting bagi ibu, terlebih yang memiliki anak terindikasi bahkan dipastikan stunting. Apalagi, Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DPPKB) ditunjuk sebagai koordinator stunting di provinsi untuk melihat perkembangan dan pertumbuhan anak.

“Terkait stunting, kami dari KB kita melakukan pencegahan. Kita membina keluarga yang berisiko stunting melalui kader TPK. Kemudian kita ada bantuan dari provinsi juga berbentuk asupan gizi berupa telur dan ayam. Sedangkan kepada ibu hamil, kita juga mempunyai bantuan beras nutri zinc,” ujarnya.

Program BKB di wilayah kerja UPTD Dalduk Palabuhanratu mengandalkan peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang berjumlah 12 personel. Ditambah 10 personel Pos KB yang tersebar di satu kelurahan da sembilan desa.

“Ada juga kader pendamping keluarga yang terdiri dari kader PKK, kader Nakes, dan lainnya. Jumlah total 180 kader,” tandasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button