Kabupaten SukabumiPeristiwa

Kecelakaan Tragis di Sukabumi: Pelajar 14 Tahun Meninggal di Tikungan Cigadog Simpenan

Sukabuminow.com || Pagi yang seharusnya menjadi awal aktivitas sekolah berubah menjadi kabar duka bagi warga Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan. Seorang pelajar berusia 14 tahun, Gilang Saputra, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah mobil boks di Jalan Raya Bagbagan–Jampangkulon, tepatnya di tikungan Kampung Cigadog, Jumat (12/12/25) sekitar pukul 06.40 WIB.

Gilang yang berboncengan dengan rekannya, Ujang Rizki Aripin (15 th), diketahui hendak melintas dari arah Loji menuju Kiaradua menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi F 6275 UBM. Namun nahas, setibanya di tikungan Cigadog yang terkenal sempit dan menurun, motor yang dikendarai Gilang melebar hingga memasuki jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, sebuah mobil boks Mitsubishi B 9040 SCP yang dikemudikan Hendra (42 th) datang dari arah berlawanan.

Benturan keras tak dapat dihindarkan. Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan langsung berlarian ke lokasi untuk memberikan pertolongan. Namun kondisi Gilang terlalu parah sehingga nyawanya tak terselamatkan. Sementara rekannya mengalami luka-luka.

Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, membenarkan insiden tragis tersebut. Ia menilai kondisi tikungan yang cukup tajam dan dugaan kurangnya pengendalian laju kendaraan menjadi pemicu kecelakaan.

“Benar telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan satu orang pelajar meninggal dunia. Motor korban melebar saat melewati tikungan dan bertabrakan dengan mobil boks dari arah berlawanan,” ujar Bayu.

Begitu menerima laporan, petugas Polsek Simpenan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Evakuasi dilakukan untuk mengamankan korban dan kendaraan, sekaligus meminta keterangan dari saksi mata di sekitar tempat kejadian.

“Kami mendatangi TKP, mengevakuasi korban, mengumpulkan keterangan saksi, dan membuat laporan untuk selanjutnya ditangani Unit Laka Lantas Polres Sukabumi,” jelasnya.

Kecelakaan ini menambah daftar insiden di jalur Bagbagan–Jampangkulon yang dikenal memiliki sejumlah tikungan rawan. Polisi mengimbau para pengendara, khususnya pelajar yang berangkat di pagi hari, untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan, serta memahami karakteristik jalur yang dilalui.

Tragedi yang menimpa Gilang menjadi pengingat betapa pentingnya kewaspadaan di jalan raya, terutama di titik-titik rawan kecelakaan yang kerap menjadi ancaman bagi pengguna jalan setiap harinya.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page