Kabupaten Sukabumi Targetkan Tambah Tanam Padi Ribuan Hektare pada Juli 2025

Sukabuminow.com || Kabupaten Sukabumi menargetkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi seluas 5.538 hektare pada Juli 2025. Target tersebut ditetapkan berdasarkan potensi dan kondisi lahan aktual di wilayah Kabupaten Sukabumi, sebagai hasil evaluasi bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Jawa Barat, serta jajaran TNI di Aula Dinas TPH Jabar, Kamis (10/7/25).

Kepala Bidang Sarana Pertanian pada Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, yang turut menghadiri rapat koordinasi LTT di Aula Dinas TPH Jabar pada Kamis (10/7/25), menyampaikan optimisme atas capaian target tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, serta pendamping dari Kementan akan menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan LTT di lapangan.

“Target LTT Juli sebesar 5.538 hektare ini sudah mempertimbangkan kondisi riil dan potensi lahan yang bisa dioptimalkan. Kami yakin dengan kerja sama lintas sektor, target ini bisa kita capai, bahkan mungkin bisa melampaui,” ujar Deni.

LTT merupakan program strategis Kementan RI dalam percepatan swasembada pangan nasional, khususnya untuk komoditas padi.

“Program ini mendorong daerah agar memaksimalkan penggunaan lahan yang tersedia, baik lahan sawah irigasi teknis, tadah hujan, maupun lahan-lahan non-konvensional yang masih memiliki potensi tanam,” katanya.

Deni menjelaskan bahwa selama pelaksanaan LTT, setiap kabupaten/kota didampingi langsung oleh perwakilan Kementan dan personel TNI. Pendampingan ini tidak hanya mencakup teknis budidaya, tetapi juga pemantauan perkembangan dan pelaporan capaian yang dilakukan secara harian. Evaluasi terhadap capaian target dilakukan setiap minggu dan bulan oleh Kementan RI.

“Dengan adanya pendampingan langsung dan sistem pelaporan yang terstruktur, kami dapat segera mengidentifikasi dan menyelesaikan kendala di lapangan. Ini sangat membantu kami dalam menjaga ritme dan progres pelaksanaan LTT,” tambahnya.

Selain menjadi instrumen percepatan tanam, LTT juga berkontribusi besar dalam menjaga ketersediaan beras, mengingat Sukabumi merupakan salah satu lumbung padi di Jawa Barat. Oleh karena itu, Dinas Pertanian terus mengajak seluruh petani dan kelompok tani untuk aktif berperan dalam mendukung program ini.

“Kita tidak hanya bicara soal angka target, tetapi juga ketahanan pangan masyarakat. Kami berharap petani di Sukabumi tetap semangat dan bersinergi dalam mendukung gerakan tambah tanam ini,” pungkas Deni.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru