India Jadi Contoh, Penanganan Covid-19 Jangan Kendur

Reporter : Ridwan HMS

Sukabuminow.com || Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, melarang masyarakat untuk mudik. Larangan itu berlaku untuk yang dari Kabupaten Sukabumi ke luar daerah ataupun sebaliknya.

Hal ini disampaikan usai menghadiri rapat koordinasi virtual bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Senin (3/5/21).

“Tidak ada mudik. Kecuali mudik lokal seperti dari Kabupaten Sukabumi ke Kota Sukabumi ataupun sebaliknya. Kalau mudik ke Cianjur ataupun Bogor kita tidak akan memberikan ruang,” tegas Marwan.

Tidak hanya melarang pemudik masuk, Marwan juga tidak memperbolehkan wisatawan dari luar Sukabumi mengunjungi kawasan wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi. Selama libur Idul Fitri, destinasi wisata tetap dibuka namun hanya untuk wisatawan lokal asal Sukabumi saja.

“Untuk masyarakat lokal Sukabumi boleh ke tempat wisata dengan catatan, menerapkan protokol kesehatan. Terutama memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun. Jadi wisatawan dari luar Sukabumi tidak boleh,” ungkapnya.

“Destinasi wisata akan dijaga dan diawasi petugas lapangan. Sehingga tidak ada celah bagi pelanggar protokol kesehatan,” lanjutnya.

Terkait salat Idul Fitri, kata Marwan, sejauh ini masih diperbolehkan. Dengan catatan pelaksanaannya dilakukan secara mikro, tidak dipusatkan di satu titik dengan jumlah yang besar.

“Bisa melaksanakan salat ied namun setingkat RT atau RW saja. Itupun harus menerapkan protokol kesehatan. Terutama memakai masker dan menjaga jarak,” terangnya.

Marwan meminta peran aktif seluruh komponen masyarakat untuk melawan penyebaran Covid-19.

“Covid-19 ini bukan hoaks. Mari kita bersama-sama melawan Covid-19. Jangan sampai ada yang berbeda pemahaman terkait Covid-19,” ajaknya.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutannya meminta seluruh kepala daerah tidak mengendurkan penanganan Covid-19. Sehingga kejadian di India tidak terjadi.

“Dunia geger atas ‘Tsunami’ Covid-19 di India. Menjelang perayaan Idul Fitri diprediksi akan banyak kerumunan. Jadi, penanganan Covid-19 harus benar-benar serius dan jangan kendur,” tegasnya.

Editor : Mulya H || E-mail : Redaksi sukabuminow8@gmail.com

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru