IGD Baru RSUD Palabuhanratu Ditargetkan Aktif Akhir Agustus

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tengah menyiapkan transformasi layanan kesehatan yang lebih modern. Pembukaan IGD Baru RSUD Palabuhanratu menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem penanganan pasien gawat darurat di wilayah selatan Jawa Barat yang memiliki cakupan pelayanan cukup luas.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat dan berkualitas, kesiapan fasilitas kesehatan menjadi isu strategis. Keberadaan instalasi gawat darurat yang representatif dinilai penting untuk mempercepat penanganan pasien sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit daerah.

Komitmen tersebut terlihat dalam rapat koordinasi yang digelar UOBK RSUD Palabuhanratu pada Rabu (22/7/26). Seluruh perangkat daerah terkait dilibatkan agar proses pembukaan gedung baru dapat berjalan sesuai target.

Direktur RSUD Palabuhanratu, dr. Ruli Suyono Saputra, mengatakan setiap OPD telah mendapatkan pembagian tugas sesuai kewenangan masing-masing.

“Alhamdulillah rapat berjalan lancar. Kami mendapat dukungan penuh dari seluruh OPD. Masing-masing sudah memiliki tugas dan tanggung jawab, terutama untuk pekerjaan di bagian eksternal gedung,” katanya.

Menurutnya, rumah sakit bertanggung jawab menyelesaikan seluruh pekerjaan di dalam gedung. Sementara itu, PD lain menangani berbagai kebutuhan penunjang seperti penataan akses jalan, penerangan jalan umum, penertiban kawasan, hingga penataan lingkungan sekitar rumah sakit.

Sinergi tersebut menjadi kunci agar pelayanan di gedung baru dapat segera dimulai tanpa mengganggu aktivitas pelayanan yang sedang berjalan.

“Semua mendukung penuh pengaktifan gedung IGD baru ini karena tujuan utamanya adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain meningkatkan kenyamanan pasien, operasional gedung baru juga diharapkan mampu mempercepat alur pelayanan medis sehingga waktu penanganan kasus darurat dapat dipersingkat.

RSUD Palabuhanratu menargetkan pelayanan di gedung baru mulai berjalan pada akhir Agustus 2026, sedangkan peresmian direncanakan pada 10 September 2026, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156.

Di sisi lain, PIC Pembangunan Gedung IGD RSUD Palabuhanratu, dr. Rizky Tanjil, mengungkapkan progres pembangunan telah mencapai sekitar 60–70 persen.

Mayoritas pekerjaan konstruksi telah diselesaikan, mulai dari pengecatan bangunan, pemasangan instalasi listrik, jaringan air, hingga pembersihan area. Saat ini perhatian difokuskan pada penyelesaian instalasi gas medis yang menjadi komponen vital dalam pelayanan pasien.

Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan tekanan gas dari sistem lama belum mampu memenuhi kebutuhan gedung baru sehingga harus dibangun jaringan gas medis tersendiri. Sistem tersebut sedang disiapkan agar seluruh ruang pelayanan dapat berfungsi secara maksimal.

Setelah instalasi gas medis selesai, proses berikutnya adalah pemindahan alat kesehatan, perlengkapan medis, dan fasilitas penunjang lainnya. Seluruh tahapan telah dirancang agar perpindahan pelayanan berlangsung aman dan efisien.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh bidang agar seluruh pekerjaan bisa segera rampung. Target kami pelayanan di gedung IGD baru sudah dapat berjalan pada akhir Agustus 2026,” jelasnya.

Gedung baru tersebut memiliki kapasitas awal 28 tempat tidur dengan sistem gas medis sentral. Apabila kebutuhan pelayanan meningkat, kapasitasnya dapat dikembangkan menjadi 32 tempat tidur.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru