Bukan Sekadar Tradisi, Hari Nelayan Minajaya Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Sukabumi

Sukabuminow.com || Hari Nelayan Minajaya ke-14 tidak ingin berhenti sebagai agenda tahunan masyarakat pesisir. Peringatan tersebut didorong menjadi titik balik untuk memperkuat ekonomi nelayan sekaligus mengembangkan potensi kelautan dan pariwisata bahari di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan, kawasan Pantai Minajaya memiliki modal besar untuk dikembangkan sebagai salah satu penggerak ekonomi pesisir. Potensi laut yang melimpah dan daya tarik wisata bahari dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat apabila dikelola secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Asjap saat menghadiri Syukuran Hari Nelayan Minajaya ke-14, Kamis (23/7/26).

Menurutnya, potensi kelautan dan pariwisata di Minajaya harus diarahkan untuk memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Nelayan tidak hanya diposisikan sebagai pelaku utama sektor perikanan, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi pesisir yang terhubung dengan pariwisata dan sektor usaha masyarakat.

“Kita harus mampu menjadikan potensi ini sebagai roda penggerak perekonomian yang akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat nelayan,” ujar Asjap.

Pengembangan ekonomi pesisir menjadi isu strategis bagi Kabupaten Sukabumi yang memiliki garis pantai panjang dan sejumlah kawasan wisata bahari. Dalam konteks tersebut, Minajaya memiliki peluang untuk mengembangkan model ekonomi lokal yang menghubungkan sektor perikanan, pariwisata, perdagangan, dan usaha masyarakat.

“Pemkab Sukabumi berkomitmen mendukung penguatan sektor kelautan dan perikanan melalui peningkatan infrastruktur serta pengembangan pariwisata bahari yang terintegrasi,” ujarnya.

Penguatan infrastruktur menjadi penting agar aktivitas nelayan dan pergerakan ekonomi masyarakat pesisir dapat berjalan lebih efektif. Pada saat yang sama, pengembangan destinasi wisata perlu diarahkan agar tidak menghilangkan karakter lokal dan tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi.

Namun, pengembangan kawasan pesisir tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi masyarakat, nelayan, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk memastikan potensi Minajaya dapat berkembang secara konsisten.

“Semua itu tidak bisa hanya dilakukan pemerintah saja. Perlu adanya partisipasi aktif dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Di balik peluang ekonomi tersebut, terdapat tantangan besar yang harus dihadapi. Pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pariwisata pesisir harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga ekosistem laut.

Karena itu, Asjap mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir dan laut dari sampah. Lingkungan laut yang terjaga dinilai bukan hanya penting bagi keberlangsungan kehidupan nelayan, tetapi juga menjadi aset utama bagi pengembangan pariwisata bahari.

Pantai Minajaya diharapkan dapat tumbuh sebagai kawasan pesisir yang produktif, bersih, dan memiliki daya tarik wisata. Dengan pengelolaan yang tepat, aktivitas perikanan dan pariwisata dapat saling memperkuat sehingga menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.

“Mari kita jaga kelestarian laut dengan menjaga kebersihan perairan dari sampah. Semoga nelayan Pantai Minajaya semakin sejahtera,” pungkasnya.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana


BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru