Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus memperkuat komitmen membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Salah satu langkah konkretnya diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja (Kespro) yang digelar di SMAN 1 Cikembar, Jumat (6/2/26).
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi nasional Upaya Kesehatan Remaja melalui Pendekatan Pelayanan Kesehatan pada Remaja (PKPR), sekaligus upaya strategis pemerintah daerah dalam menekan angka pernikahan dini, perilaku berisiko, serta persoalan kesehatan remaja yang kian kompleks di era digital.
Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kabupaten Sukabumi, Feri Budiman, menegaskan bahwa remaja merupakan aset pembangunan jangka panjang yang harus dibekali literasi kesehatan sejak dini.
“Remaja hari ini adalah pemimpin masa depan. Mereka perlu mendapatkan informasi yang benar, objektif, dan bertanggung jawab tentang kesehatan reproduksi agar mampu menjaga diri, membuat keputusan yang sehat, serta terhindar dari risiko yang dapat merusak masa depan,” ujar Feri.
Menurutnya, sosialisasi ini tidak hanya menyampaikan materi teoritis, tetapi juga membangun kesadaran remaja tentang pentingnya pola hidup sehat, kesehatan mental, serta tanggung jawab sosial dalam pergaulan.
“Kami ingin membentuk remaja yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan sosial,” tambah Feri.
Sinergi Sekolah dan Pemerintah Daerah
DPPKB menilai sekolah sebagai mitra strategis dalam keberhasilan program kesehatan remaja. SMAN 1 Cikembar dipilih sebagai lokasi karena dinilai aktif mendukung program pembinaan karakter dan kesehatan peserta didik.
Humas SMAN 1 Cikembar, Riskanti Evasari, mengapresiasi langkah DPPKB yang menghadirkan edukasi langsung kepada siswa.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat relevan dengan kebutuhan remaja saat ini. Sosialisasi seperti ini membantu siswa memahami tubuhnya sendiri, menghargai diri, serta mampu menyaring informasi yang beredar di media sosial,” ungkap Riskanti.
Ia menambahkan, sekolah berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara berkelanjutan agar menjadi bagian dari budaya literasi kesehatan di lingkungan pendidikan.
Dorong Agenda Nasional dari Akar Lokal
Secara nasional, isu kesehatan reproduksi remaja menjadi perhatian serius pemerintah karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di tingkat lokal, Kabupaten Sukabumi menempatkan program ini sebagai bagian dari strategi pembangunan manusia yang berkelanjutan.
Melalui pendekatan edukatif, DPPKB Sukabumi berupaya memastikan generasi muda memiliki pemahaman yang benar tentang tubuh, relasi sosial, serta masa depan mereka sendiri.
Dengan menggandeng sekolah, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya, sosialisasi Kespro diharapkan menjadi fondasi kuat lahirnya generasi Sukabumi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana
