AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

DLH Sukabumi Tegaskan Kajian Lingkungan Jadi Kunci Penanganan Bencana Pergerakan Tanah Bantargadung

Sukabuminow.com || Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa penanganan bencana pergerakan tanah Bantargadung tidak dapat hanya berfokus pada aspek kedaruratan dan kemanusiaan semata. Dimensi lingkungan, menurutnya, menjadi faktor krusial dalam menentukan keberhasilan penanganan jangka pendek hingga jangka panjang.

“DLH memiliki tanggung jawab memastikan kondisi lingkungan tetap terkendali, termasuk memetakan potensi kerusakan lahan, dampak terhadap ekosistem, serta daya dukung wilayah terdampak,” tegas Nunung saat mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/3/26).

Ia mengatakan, aspek ekologis ditempatkan sebagai fondasi utama dalam merespons bencana pergerakan tanah tersebut. Dalam perspektif pembangunan berkelanjutan, DLH Kabupaten Sukabumi akan melakukan pemantauan dan kajian teknis lingkungan secara komprehensif.

Langkah yang dimaksud mencakup identifikasi kerusakan struktur tanah dan potensi longsor susulan, analisis dampak terhadap vegetasi dan sumber daya air, evaluasi daya dukung lingkungan pada lokasi relokasi, hingga rekomendasi teknis untuk penataan kawasan pascabencana.

Menurut Nunung, hasil kajian ini akan menjadi rujukan strategis dalam menentukan lokasi relokasi warga agar aman, layak huni, dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan baru di masa mendatang.

“Aspek lingkungan menjadi bagian penting dalam memastikan lokasi relokasi benar-benar aman secara ekologis dan berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.

Sebagai salah satu kabupaten terluas di Jawa Barat dengan karakteristik geografis yang kompleks, Sukabumi membutuhkan pendekatan terpadu dalam manajemen risiko bencana. DLH mengambil posisi sentral dalam memastikan setiap kebijakan penanganan selaras dengan prinsip perlindungan lingkungan hidup.

Langkah ini sekaligus memperkuat citra Sukabumi di tingkat nasional sebagai daerah yang tidak hanya responsif terhadap bencana, tetapi juga progresif dalam mengintegrasikan kebijakan lingkungan dalam tata kelola pemerintahan.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan bahwa penanganan bencana pergerakan tanah di Bantargadung dilakukan secara komprehensif, terukur, dan berbasis data lingkungan yang akurat.

Dengan pendekatan ini, keberlanjutan ekosistem tetap terjaga, keselamatan masyarakat terjamin, dan pembangunan daerah berjalan seimbang antara aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page