AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Gerak Cepat DLH Sukabumi: Bersihkan Sampah Liar, Tingkatkan Kesadaran Lingkungan Warga

Sukabuminow.com || Komitmen menjaga kebersihan lingkungan terus diperkuat oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi. Melalui Bidang Pengelolaan Persampahan, aksi cepat kembali dilakukan di kawasan Cagar Alam Tangkuban Parahu, Palabuhanratu. Puluhan meter area konservasi yang sebelumnya terlihat dipenuhi sampah liar kini kembali bersih setelah dilakukan penyisiran menyeluruh oleh tim lapangan.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kabupaten Sukabumi, Dede Jaenudin, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar respons terhadap temuan sampah, tetapi bagian dari strategi besar untuk membangun budaya sadar lingkungan di masyarakat.

“Pembersihan sampah liar adalah tindakan jangka pendek. Yang paling penting adalah memastikan masyarakat memahami dampak buruk pembuangan sampah sembarangan,” tegasnya, Selasa (2/12/25).

Menurut Dede, tumpukan sampah liar yang ditemukan di kawasan konservasi menjadi sinyal kuat bahwa penguatan edukasi publik harus terus dilakukan. Tim DLH tidak hanya mengangkut sampah, tetapi juga memetakan titik-titik rawan yang kerap dijadikan lokasi pembuangan ilegal oleh oknum tak bertanggung jawab.

“Setelah kami bersihkan, pekerjaan besar justru dimulai. Kami akan turun langsung untuk memberikan edukasi, sosialisasi, serta pendampingan. Perubahan perilaku masyarakat adalah kunci,” ujarnya.

Dede menambahkan, DLH Kabupaten Sukabumi akan menggandeng perangkat desa, RT dan RW, komunitas lingkungan, serta pemangku kepentingan lain untuk memperluas jangkauan edukasi. Ia menilai bahwa menjaga kawasan konservasi seperti Cagar Alam Tangkuban Parahu membutuhkan kesadaran kolektif, bukan hanya tindakan sepihak dari pemerintah.

“Kawasan konservasi bukan hanya aset alam, tetapi ruang hidup yang harus kita jaga bersama. Ketika sampah liar muncul, yang rusak bukan hanya pemandangan, tetapi ekosistemnya,” kata Dede.

Ia pun memastikan bahwa DLH akan terus mengawal berbagai program penguatan pengelolaan persampahan, mulai dari peningkatan armada hingga penataan sistem pengangkutan yang lebih modern. Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk lebih disiplin dalam memilah, mengumpulkan, dan membuang sampah sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk mendukung langkah pencegahan, DLH juga menyiapkan model komunikasi publik baru yang lebih dekat dengan masyarakat. Edukasi akan dirancang melalui pertemuan wilayah, kampanye kebersihan, pelatihan bank sampah, hingga sinergi bersama komunitas pecinta alam maupun pelajar.

“Kami ingin masyarakat merasa memiliki lingkungan. Ketika masyarakat terlibat, keberlanjutan kebersihan akan terbentuk dengan sendirinya,” ungkap Dede.

Aksi pembersihan di Cagar Alam Tangkuban Parahu menjadi bukti nyata bahwa DLH Kabupaten Sukabumi bergerak cepat sekaligus berpikir jauh ke depan. Tidak hanya membersihkan, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Melalui kolaborasi dan edukasi berkelanjutan, DLH optimistis kawasan konservasi di Kabupaten Sukabumi akan bebas dari sampah liar dan menjadi ruang hijau yang lestari untuk generasi mendatang.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page