AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

DLH Kabupaten Sukabumi Temukan Penyebab Banjir di Depan Alun Alun Gadobangkong Palabuhanratu

Sukabuminow.com || Jalan Raya Palabuhanratu – Cisolok di Kampung Kidang Kencana depan Alun Alun Gadobangkong Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kerap tergenang banjir setiap hujan deras mengguyur. Hal itu membuat pengguna jalan dan warga sekitar terganggu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, tidak tinggal diam menyikapi hal itu. Dirinya mengirim personelnya untuk mencari tahu penyebab genangan air yang kerap terjadi. Para personel tersebut masuk dan menyusuri saluran air yang persis di bawah Alun Alun Gadobangkong, Jumat (6/12/24) sore.

“Wow,” seru Prast kaget.

Prast mengaku terkejut dengan apa yang didapati dari saluran air Alun Alun Gadobangkong. Dirinya memastikan hal itu menjadi penyumbat aliran air sehingga menjadi tidak lancar dan menggenangi jalan.

“Tim kami masuk hingga kedalaman 100 meter di gorong-gorong Alun Alun Gadobangkong. Ternyata benar dugaan kami selama ini. Banyak benda-benda yang menyumbat saluran airnya,” terangnya.

Selain bau menyengat amoniak dan lainnya, di kedalaman 50 meter saluran air, pihaknya menemukan banyak brangkal kayu dan batu yang memadati saluran air. Tanpa pikir panjang, tim URC langsung membongkar brangkal tersebut hingga ke luar.

“Kami tidak tahu dari mana asal material brangkal itu. Tapi yang pasti ada di kedalaman 50 meter gorong-gorong dan menyumbat saluran air,” ungkapnya.

Penemuan tumpukan brangkal diakui Prast cukup mengejutkan. Namun yang lebih mengejutkan lagi terdapat di kedalaman gorong-gorong 100 meter atau hampir mendekati bak kontrol pinggir jalan utama.

“Luar biasa, ternyata ini yang paling parah. Ada guguran cor yang menutupi saluran. Dan itu yang menjadi penyebab saluran air menyempit. Padahal gorong-gorongnya sendiri cukup besar,” bebernya.

Prast memastikan seluruh material brangkal dan guguran cor telah dievakuasi. Ia meyakini genangan air di jalan utama setelah hujan deras tidak akan terjadi lagi. Dirinya berharap, aksi yang dilakukan pihaknya tersebut menjadi solusi.

“Apresiasi luar biasa untuk tim URC DLH Kabupaten Sukabumi. Mereka tanpa APD (alat pelindung diri) berusaha menembus kedalaman gorong-gorong dan mengevakuasi semua yang menjadi penyumbat. Terima kasih,” pungkasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page