Sejalan Visi Bupati, Disperkim Sukabumi Fokus Hunian Layak dan Sanitasi 2027
Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi (Disperkim) menegaskan komitmennya memperkuat kualitas hunian masyarakat pada 2027. Empat program prioritas resmi ditetapkan sebagai arah pembangunan strategis, selaras dengan visi Bupati dalam mewujudkan permukiman yang layak, sehat, dan berkelanjutan.
Kebijakan tersebut ditegaskan Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, usai mengikuti Forum Rapat Gabungan Perangkat Daerah bersama para camat se-Kabupaten Sukabumi di Aula Kantor DPPKB, Jalan Palabuhan II, Kota Sukabumi, belum lama ini.
“Prioritas ini bukan sekadar program tahunan, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan membangun kualitas hidup masyarakat. Kami memastikan setiap kebijakan tepat sasaran dan sejalan dengan arah pembangunan daerah,” tegas Sendi, Senin (2/3/26).
Dalam forum strategis tersebut, kata Sendi, delapan isu kewilayahan dibahas lintas perangkat daerah. Empat di antaranya menjadi tanggung jawab langsung Disperkim, yakni:
- Peningkatan Layanan Sanitasi dan Air Minum
Program ini diarahkan untuk memperluas akses sanitasi layak dan ketersediaan air minum aman, mendukung target nasional peningkatan kualitas kesehatan lingkungan.
- Percepatan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu)
Disperkim menargetkan percepatan rehabilitasi rumah masyarakat berpenghasilan rendah guna memastikan standar hunian yang aman dan manusiawi.
- Fasilitasi Infrastruktur Perumahan dan Kawasan Permukiman
Penguatan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, dan sarana penunjang kawasan menjadi fokus guna menciptakan lingkungan yang tertata dan nyaman.
- Pembangunan Hunian Layak bagi Warga Terdampak Bencana
Sebagai daerah yang memiliki kerentanan bencana, Sukabumi memprioritaskan pembangunan hunian tetap dengan target penyelesaian maksimal pada 2027.
Sendi mengakui, tantangan fiskal menjadi faktor penting dalam perumusan kebijakan. Anggaran Disperkim mengalami pengurangan hampir separuh dibanding tahun sebelumnya. Namun, efisiensi tersebut justru mendorong perencanaan yang lebih presisi dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Pendekatan ini sejalan dengan visi Bupati Sukabumi dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah, memperkuat ketahanan kawasan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata.
Melalui strategi terukur dan kolaboratif lintas sektor, Sukabumi menempatkan pembangunan perumahan dan permukiman sebagai fondasi pembangunan manusia. Langkah ini tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap agenda nasional penyediaan rumah layak dan akses sanitasi aman bagi seluruh rakyat Indonesia.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana




