Hunian Layak Jadi Prioritas, Disperkim Sukabumi Dorong Pemerataan Pembangunan Rutilahu

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus memperkuat program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menata kawasan permukiman yang lebih sehat dan aman.

Hari ini, perhatian terhadap program tersebut kembali mengemuka setelah peninjauan pembangunan rumah warga di Kampung Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang sebelumnya dilakukan bersama Bupati Sukabumi, Asep Japar, dan jajaran Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa program Rutilahu bukan sekadar pembangunan fisik rumah, melainkan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Program Rutilahu menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Kami ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” ujar Sendi, Kamis (28/5/26).

Menurutnya, persoalan rumah tidak layak huni masih menjadi isu strategis di sejumlah wilayah, terutama di kawasan padat permukiman dan daerah dengan keterbatasan ekonomi masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan hunian tidak layak.

Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan juga memperkuat semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan sosial warga Kabupaten Sukabumi.

“Kolaborasi menjadi kekuatan utama. Ketika pemerintah, desa, dan masyarakat bergerak bersama, pembangunan akan lebih tepat sasaran dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga,” katanya.

Peninjauan yang dilakukan di Kecamatan Cibadak beberapa waktu lalu menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam memastikan program bantuan rumah berjalan optimal dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Selain meningkatkan kualitas bangunan rumah, program Rutilahu juga diarahkan untuk mendukung penataan lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, dan manusiawi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan risiko sosial maupun kesehatan akibat kondisi hunian yang kurang layak.

Disperkim Kabupaten Sukabumi memastikan program pembangunan rumah warga akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah. Pemerintah daerah juga mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar penanganan rumah tidak layak huni dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan.

Sendi berharap program tersebut mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Harapannya, masyarakat bisa tinggal di rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Ini bukan hanya tentang membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan masa depan masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru