Disperkim Bangun Jalan di Purwasedar, Ongkos Angkut Petani Turun Setengah

Sukabuminow.com || Peningkatan kualitas infrastruktur jalan lingkungan di Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat. Salah satunya dirasakan warga Kampung Cikawung RT 30/07, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap. Jalan yang sebelumnya rusak dan licin, kini berubah menjadi akses vital yang mendukung produktivitas pertanian dan perekonomian warga.

Pengaspalan jalan sepanjang satu kilometer yang dimulai pada Oktober 2024 dan rampung akhir November itu merupakan proyek dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, dengan nilai anggaran Rp 568.901.000 dan pelaksana dari CV AD Karya.

Warga menyambut positif pembangunan ini, terutama para petani yang selama ini menghadapi kesulitan mengangkut hasil panen. Hikmat Hidayat (28 th), petani muda dari kampung tersebut, mengaku sangat merasakan manfaatnya.

“Sebelum diaspal, jalan ini licin, banyak turunan, dan sangat susah dilalui saat musim hujan. Biaya angkut hasil panen bisa sampai Rp 10 ribu bahkan Rp 20 ribu per kantong kalau dari sawah yang jauh,” ungkapnya, Selasa (8/4/25).

Namun kini, ongkos transportasi turun drastis. “Sekarang cukup Rp 5.000 per kantong. Lebih hemat, dan lebih cepat sampai. Alhamdulillah kami sangat terbantu,” tambahnya.

Bukan hanya mengurangi beban produksi petani, keberadaan jalan baru ini juga memberikan efek domino pada nilai ekonomi lahan pertanian. Hikmat menyebut, harga tanah yang dulunya hanya Rp 10 juta per patok kini bisa mencapai Rp 15 juta. “Sekarang banyak yang tertarik beli sawah karena aksesnya sudah bagus,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Disperkim menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan lingkungan bukan hanya soal konektivitas, melainkan juga upaya pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Sekretaris Disperkim Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas permukiman dan mendukung sektor produktif masyarakat.

“Kami tidak hanya membangun jalan, tapi membangun harapan dan mobilitas ekonomi warga. Ketika jalan lingkungan dibuka dan diaspal, maka akses ke kebun, sawah, sekolah, hingga pasar jadi lebih mudah. Itu akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara langsung,” ujarnya. (Andry Hidayat)

Redaktur : Andra Permana

BERITA TERKAIT

POPULER

Terbaru