Disdik Kabupaten Sukabumi Gerak Cepat Inventarisasi Kerusakan Sekolah Pascabanjir

Sukabuminow.com || Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi bergerak cepat meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang di Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok. Langkah ini dilakukan untuk melakukan asesmen terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak bencana.

Kepala Dinas Pendidikan Deden Sumpena, melalui Sekretaris Dinas Herdiawan Waryadi, mengatakan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan beberapa sekolah mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang. Salah satunya adalah SDN Cikahuripan yang kondisinya cukup parah.

“Dari hasil pemantauan kami, ada satu sekolah yang terdampak cukup serius, yakni SDN Cikahuripan. Selain itu, terdapat juga SDIT Al Fatih dan SMP Nurul Karomah yang terdampak pascabanjir,” ujar Herdi, Rabu (29/10/25).

Sebagai bentuk langkah nyata, pihaknya langsung melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh satuan pendidikan di wilayah terdampak. Disdik telah melayangkan surat resmi kepada setiap sekolah untuk melaporkan kondisi sarana dan prasarana (sarpras), termasuk jumlah siswa, guru, maupun orang tua murid yang terdampak bencana.

“Atas perintah pimpinan, kami telah mengirim surat ke seluruh satuan pendidikan untuk segera melaporkan kondisi sarpras sekolah yang terdampak bencana. Kami juga meminta data jumlah siswa dan tenaga pendidik yang terdampak,” jelasnya.

Selain di Kecamatan Cisolok, laporan sementara yang diterima melalui tautan aplikasi kebencanaan lingkup Disdik juga mencatat adanya sekolah terdampak di wilayah lain, seperti di Kecamatan Cikakak.

“Berdasarkan data yang kami terima, terdapat SDN Ciranji di Kecamatan Cikakak serta sejumlah sekolah di 20 kecamatan lain yang turut terdampak bencana,” tambah Herdi.

Lebih lanjut, pihaknya berkomitmen untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan, baik melalui penyesuaian jadwal maupun pengalihan sementara ke sekolah terdekat. Disdik juga tengah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Perkim untuk membantu penanganan bangunan sekolah yang rusak ringan hingga berat.

“Kami berupaya agar kegiatan belajar mengajar tidak berhenti. Sementara ini kami menyiapkan opsi belajar darurat di sekolah terdekat atau melalui metode belajar sementara sampai kondisi pulih,” tutur Herdi.

Dengan langkah sigap dan terukur ini, Disdik Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah situasi darurat. Upaya cepat tanggap ini juga menjadi wujud hadirnya pemerintah daerah dalam melindungi hak belajar anak-anak Sukabumi, meski di tengah bencana alam.

Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru