Sukabuminow.com || Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG) telah dikenal luas. Tak heran kawasan wisata yang tersebar di delapan kecamatan Kabupaten Sukabumi itu kerap menjadi primadona destinasi wisata para pelancong dalam dan luar negeri. Tak hanya itu, pesonanya bahkan telah diakui oleh daerah lain di Indonesia, salah satunya Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.
Kabupaten Sijunjung diketahu juga memiliki kawasan wisata serupa CPUGG. Kini, kawasan tersebut tengah dipersiapkan untuk divalidasi oleh Unesco. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sijunjung berguru langsung ke CPUGG. Tak tanggung-tanggung, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, datang langsung ke Kabupaten Sukabumi dan disambut Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, di Gedung Negara Pendopo Palabuhanratu, Rabu (13/4/22).
“Kami memiliki Geopark Silokek di Kabupaten Sijunjung. Kami ajukan ke Unesco untuk menjadi Global Geopark. Karena CPUGG sudah duluan, jadi kita berguru sekaligus melakukan kerja sama yang memungkinkan kami belajar lebih jauh,” terang Benny.
Benny berharap, kerja sama yang ditandai dengan penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dapat mencakup seluruh sektor. Sehingga pihaknya dapat benar-benar meniru persiapan Badan Pengelola CPUGG dalam melakukan validasi Unesco. Terlebih saat ini, CPUGG bersiap direvalidasi oleh Unesco pada 24 hingga 28 Mei 2022 mendatang.
“Karena Unesco tidak main-main dalam menetapkan satu tempat itu sebagai UGG. Geopark Silokek sendiri sudah sempat dinilai tahun 2020 lalu. Hanya saja memang belum selesai atau belum terpilih. Kami kembali membenahi administrasi, serta kesiapan dari seluruh panitia. Persiapan juga belajar ke CPUGG,” imbuhnya.
Ia berharap, kerja bareng CPUGG dapat menghadirkan energi bagi Badan Pengelolan Geopark Silokek untuk segera memenuhi dokumen-dokumen yang diperlukan. Pengalaman dari BP CPUGG juga akan kita bawa ke Sijungjung,” jelasnya.
Sebagai informasi, Geopark Silokek memiliki poetnsi alam wisata yang tak kalah luar biasa dibanding CPUGG. Kawasannya berada di pinggir bukit barisan di pantai dan memiliki gunung yang didominasi hutan yang masih asri dan terjaga.
“Ada juga kekuatan budaya Minang Kabau yang luar biasa tingkat kunjungan wisatawannya. Ini yang kita angkat, mudah-mudah bisa dipersiapkan semaksimal mungkin untuk menyambut tim asesor Unesco nanti,” pungkasnya.
Di tempat sama, Wakil Bupati Sukabumi yang juga sekaligus sebagai Ketua Badan Pengelola CPUGG, Iyos Somantri mengatakan, menyambut baik kedatangan jajaran Pemkab Sijunjung dan BP Geopark Silokek. Ia mnegaku bangga, sebab CPUGG saat ini mulai dijadikan bahan acuan bagi Geopark lain di Indonesia menghadapi validasi tim asesor Unesco.
“In Syaa Allah, kerja sama ini akan kita tingkatkan terus. Kemudian kita berharap, mitra kami Geopark Silokek ini bisa menjadi UGG secepatnya, serta Geopark Ciletuh Palabuhanratu tetap menjadi UGG. Ke depan, kita akan menjadi mitra kerja sama Geopark to Geopark,” jelasnya. (Edo)
Editor : Andra Permana II E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
