Kabupaten Sukabumi

CSR Indonesia Power Palabuhanratu Sentuh Konservasi Penyu

Sukabuminow.com || Perhatian PT Indonesia Power Pembangkit Listrik Tenaga Uap : PLTU. Jawa Barat 2 Palabuhanratu. Tertuju pada pelestarian penyu hijau. Di Pantai Pangumbahan. Kecamatan Ciracap. Kabupaten Sukabumi.

Senin (29/4/19). Manajemen PT Indonesia Power Palabuhanratu. Melalui program Indonesia Power Peduli Lingkungan. Resmi menjalin kerja sama. Dengan Satuan Pelayanan Taman Pesisir Pantai Penyu : SPTP3 Pangumbahan. Terkait pelestarian penyu hijau.

PENANDATANGANAN MoU pelestarian penyu. Antara PT IP Palabuhanratu. Dengan SPTP3 Pangumbahan. Foto : Sukabuminow

“Kami memiliki program. Indonesia Power Palabuhanratu Peduli Lingkungan. Alhamdulillah. Kami sudah tanda tangan Memorandum of Understanding : MoU. Dengan balai konservasi penyu. Kami ingin memastikan. Penyu-penyu di Pantai Pangumbahan ini. Tetap lestari,” tutur General Manager PT Indonesia Power Palabuhanratu : Rolly. Di area SPTP3 Pangumbahan. Kecamatan Ciracap. Senin (29/4/19).

Baca Juga  :

Rolly menjelaskan. Pihaknya akan berkolaborasi. Dengan SPTP3 Pangumbahan. Menjaga penyu setiap bertelur. Hingga menetas menjadi tukik. Upaya realisasi yang dilakukan. Salah satunya dengan menanam pandan laut. Yang dibutuhkan penyu. Saat bertelur.

“Penyu tidak mau bertelur di tempat terang. Makanya. Kami tanam pohon pandan laut,” paparnya.

PENANAMAN Pandan Laut. Di Pantai Pangumbahan. Kecamatan Ciracap. Foto : Sukabuminow

Selain menanam pandan laut. Program Indonesia Power Palabuhanratu Peduli Lingkungan. Juga memberikan bantuan. Berupa alat-alat kebersihan. Kepada SPTP3 Pangumbahan.

“MoU ini sifatnya berkelanjutan. Akan dievaluasi. Secara berkala. Kami akan membuat road map ke depan. Terus di improve. Sehingga tujuan kami. Menciptakan stabilitas penyu hijau. Di SPTP3 Pangumbahan. Dapat tercapai,” tegasnya.

“Even ini. Merupakan titik awal bagi kami. Untuk ikut. Dalam pelestarian penyu hijau,” sambungnya.

Di tempat sama. Koordinator SPTP3 Pangumbahan : Ade Hendri Yunanto. Menyambut baik MoU. Yang telah terjalin. Dengan PT Indonesia Power Palabuhanratu. Ia mengaku. Masih banyak pekerjaan rumah : PR. Yang masih harus diselesaikan. Dalam upaya melestarikan penyu.

“Selama ini. Kendala penyu bertelur adalah. Mereka sangat sensitif terhadap cahaya. Sehingga dengan banyaknya cahaya. Penyu tidak mau bertelur. Dan kembali ke laut. Sedangkan butuh waktu. Sekitar 25 tahun. Untuk penyu kembali ke tempatnya menetas. Untuk bertelur,” bebernya.

Panjang pantai Pangumbahan. Yang biasa digunakan penyu bertelur. Mencapai 2,3 kilometer. Hingga bulan April 2019. Telah ada sekitar 4 ribu tukik. Yang dilepas ke laut lepas.

“Ada sekitar 8 ratus. Hingga seribu telur penyu di sini. Setiap bulan. Angka penetasan. Mencapai 90 persen. Sedangkan tingkat kehidupan setelah menetas. Mencapai 95 persen. Tahun ini. Target kami. Melepas 75 ribu tukik ke laut. Kami sangat bersyukur. PT IP Palabuhanratu. Dapat menjalin kerja sama dengan kami,” tandasnya.

Di akhir kegiatan. Manajemen PT Indonesia Power Palabuhanratu. Melepas 137 ekor tukik. Yang baru menetas tadi malam. Ke laut lepas. Disaksikan ratusan warga. Yang penasaran. (Andra Permana)

Editor : Cepi ST || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!