Boikot Produk Prancis, Pemdes Jayanti Rilis Surat Edaran
Reporter : Edo
Sukabuminow.com || Kepala Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Nandang, mengeluarkan surat edaran boikot produk Prancis untuk warga khususnya pemilik warung dan toko yang ada di wilayah Desa Jayanti.
Hal itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap pernyataan Presiden Prancis, Emanuel Macron, pada Jumat (23/10/20) lalu yang mengatakan bahwa Islam adalah agama yang mengalami krisis di seluruh dunia.
Surat edaran tersebut sebagai sikap kekecewaan terhadap statment dari seorang pemimpin dunia yang tidak bisa membedakan tentang kebebasan berekspresi dengan intoleransi.
“Kami mengajak warga untuk memahami tentang kesadaran ghiroh dan ukhuwah Islam. Menyadarkan orang yang berpandangan negatif terhadap Islam, bahwa Islam bukan agama radikal,” tuturnya, Rabu (4/11/20).
Nandang sangat menyesalkan pernyataan Macron yang dinilai mengandung unsur rasis/sara. Untuk itu, dirinya mewajibkan seluruh warga Desa Jayanti untuk menjaga ukhuwah Islamiyah dan toleransi umat beragama.
“Intinya warga Desa Jayanti tidak mengonsumsi atau membeli dan menggunakan
produk yang diproduksi oleh Prancis. Untuk merk-nya sendiri, silakan dicari di internet, apa saja produk-produk Prancis itu.
“Untuk menjaga kondusifitas di lapangan, kami tidak akan melakukan sweeping ataupun razia produk Prancis ke toko-toko. Supaya kondisi sosial tetap terjaga,” tandasnya.
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com




