Sukabuminow.com || Baru saja dilantik sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin langsung dihadapkan pada beredarnya informasi palsu atau hoaks penipuan yang mencatut namanya. Pesan palsu itu menggunakan nomor +62 857-2963-9887 dan mengaku sebagai dirinya untuk melakukan komunikasi melalui pesan singkat maupun panggilan telepon.
Informasi tersebut dikonfirmasi resmi sebagai hoaks oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan), serta disebarluaskan melalui kanal resmi pemerintah daerah pada Rabu (8/10/25). Dalam rilis yang disertai tangkapan layar percakapan, masyarakat diimbau untuk tidak menanggapi atau mempercayai pesan dari nomor tersebut karena berpotensi sebagai modus penipuan.
“Saya menegaskan bahwa nomor itu bukan milik saya, dan saya tidak pernah meminta atau mengarahkan siapa pun untuk melakukan transaksi atau komunikasi pribadi menggunakan nomor tersebut,” tegas Aep Majmudin, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/10/25).
Imbauan kepada Masyarakat
Aep yang baru saja dilantik menggantikan Sri Hastuty Harahap dalam rotasi jabatan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan, masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap upaya penipuan digital yang kerap mengatasnamakan pejabat pemerintah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa dan mengonfirmasi kebenaran informasi yang diterima, baik melalui pesan, telepon, maupun media sosial. Jangan mudah percaya dengan pihak mana pun yang mengatasnamakan pejabat pemerintah, apalagi jika meminta uang atau data pribadi,” ujarnya.
Langkah Pemkab Sukabumi
Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi turut memperkuat peringatan tersebut melalui kampanye “Smart Citizen: Waspada Hoaks Penipuan”. Dalam imbauannya, Diskominfosan menegaskan agar masyarakat tidak membagikan ulang pesan hoaks, tidak mengklik tautan mencurigakan, dan segera menghapus kontak yang mengaku sebagai pejabat pemerintah tanpa konfirmasi yang jelas.
Aep menegaskan komitmennya untuk memulai masa jabatannya dengan fokus pada pelayanan publik dan peningkatan sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi. Ia tidak ingin kasus penipuan seperti ini mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Mari kita bangun komunikasi yang sehat dan saling percaya. Saya dan seluruh jajaran Dinas Pertanian akan bekerja maksimal untuk memajukan pertanian Sukabumi. Hindari hoaks, laporkan penipuan, dan jadilah warga digital yang cerdas,” tutupnya.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
