Sukabuminow.com || Bocah berusia 9 tahun : Ani Meilani. Mengetuk hati jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Ani rela berkeliling hingga ke Kota Sukabumi. Untuk berjualan kue. Yang dibuat Jaya Maulana (47). Yang tak lain ayahnya sendiri.
“Biasanya saya yang jualan. Tapi saya sakit. Jadi anak saya yang berjualan. Baru 4 bulan ini,” tutur Jaya. Saat ditemui di rumah kontrakannya. Di Citengkor. Desa/Kecamatan Cisaat. Selasa (30/7/19).
Ani sempat ramai diperbincangkan. Sebab sempat tidak bersekolah. Lantaran lebih memilih berjualan daripada bersekolah. Ia lebih memilih membantu ayahnya. Sejak ibunya : Maryam (45). Berangkat menjadi Tenaga Kerja Wanita : TKW.
“Istri saya baru 3 bulan. Jadi TKW. Saya sendiri tidak menyangka. Ani akan ramai di luar seperti ini,” paparnya.
Baca Juga :
- Efek Gempa, BPBD : Ada Rumah Rusak Ringan
- Ayo!, Bantu Imam Masjid Sembuh Dari Kanker Kelenjar Getah Bening
Kabar tersebut. Sampai juga ke telinga Kepala Bidang Sekolah Dasar. Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi : Agus Muharam. Bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah : K3S Kecamatan Cisaat. Agus berkeliling mencari fakta. Yang menyebutkan Ani tak bersekolah. Lantaran memilih berjualan.
“Sudah kita temui ayahnya. Ani pasti akan sekolah di SD Padaasih Cisaat. Mereka juga akan pindah rumah ke Cisaat. Supaya dekat dengan sekolah,” papar Agus. Selasa (30/7/19).
“Mereka punya rumah di Padaasih. Tapi ngontrak di Cisaat. Supaya tidak jauh dari pasar katanya,” sambungnya.
Agus mengimbau. Kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi. Agar menyekolahkan anaknya. Baik ke sekolah formal di SD. SMP. Dan SMA/SMK. Maupun informal. Seperti paket A. B. Atau C.
“Jangan sampai anak di Kabupaten Sukabumi. Tidak bersekolah. Hanya karena kepentingan yang lain. Pendidikan itu penting,” tandasnya. (Diana NH)
Editor: Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
